Ntdtv, oleh Fu Yuanxi- Seekor ikan paus balin melukai seorang wanita Australia saat menyelam. Menurut laporan beberapa media, insiden itu terjadi pada 1 Agustus 2020, ketika instruktur membawa sejumlah turis untuk melakukan penyelaman dalam kegiatan ‘Swim with Whales’. 

Menurut pemandu wisata di tempat, dalam kegiatan itu, seekor paus balin (bungkuk) betina dengan bayi ikannya muncul beberapa meter dari mereka. Menurut arahan instruktur, banyak penyelam menyaksikan paus dengan menjaga jarak yang tertentu.

Seorang wanita berusia 29 pada saat itu mungkin terlalu dekat dengan ibu dan anak paus. Setelah paus betina menyadari ada gerakan mendekat dari wanita tersebut, ia mulai “berjaga-jaga” dan tiba-tiba mengayunkan sirip dada dan ekornya dengan tajam sehingga sirip ekornya menyabet dada wanita tersebut dan menyebabkan ia pingsan seketika. 

Wanita tersebut kemudian diangkat ke darat oleh anggota tim penyelamatan darurat. Seorang wanita lainnya juga mengalami robek tendon kakinya karena terkena sabetan sirip dada ikan paus. Untungnya, tidak ada masalah besar.

Wanita berusia 29 tahun itu dibawa dengan pesawat terbang ke rumah sakit Perth untuk mendapatkan perawatan darurat. 

Dokter yang memeriksa luka-lukanya menemukan bahwa beberapa tulang rusuknya patah dan pendarahan internal yang parah di rongga dada. Luka-luka tergolong serius, meskipun kondisinya tidak mengancam jiwa.

Seorang rekan instruktur mengatakan bahwa paus betina dewasa ini berperilaku defensif. Hewan itu bertemperamen tidak stabil jelas karena ketakutan karena bayi paus bersamanya. Selama kegiatan penyelaman yang juga sering bertemu dengan paus di wilayah laut yang sama, tetapi baru kali ini menemukan insiden serangan dari paus.

Ningaloo Reef di Australia Barat terkenal dengan biota lautnya yang beragam. Tempat itu merupakan salah satu lokasi wisata paling terkenal di wilayah barat Australia. Negara Bagian Australia Barat juga merupakan rumah bagi populasi paus bungkuk terbesar yang diketahui. 

Sejak 2016, Australia memiliki izin penyelam untuk berenang bersama paus balin (bungkuk) di perairan Ningaloo Reef. Rencananya berlangsung selama 5 tahun. Sudah ada 15 perusahaan tur  memiliki izin untuk membawa turis yang gemar dengan kegiatan penyelaman. Sejauh ini, hampir 10.000 orang telah berpartisipasi dalam aktivitas tersebut. Namun sebelumnya, belum pernah terjadi insiden serangan paus terhadap penyelam.

Setelah paus menyerang turis, polisi mengatakan bahwa badan pengawasan yang terkait  keselamatan sedang bekerja sama dengan perusahaan perjalanan untuk menyelidiki insiden tersebut. Dilaporkan bahwa paus dewasa dapat mencapai panjang 15 hingga 19 meter dengan berat hingga 40 ton. (Sin/asr)

Video Rekomendasi

Share
Tag: Kategori: SERBA SERBI

Video Popular