Epochtimes, oleh Zhang Ting- Pada hari Rabu (12 Agustus), Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike  Pompeo menyampaikan pidato di Praha, ibu kota Republik Ceko, menjelaskan alasan penarikan Amerika Serikat dari Organisasi Kesehatan Dunia dan Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Pompeo mengatakan bahwa lembaga-lembaga ini memiliki konstitusi atau tujuan dari lembaga. Pertanyaan yang harus selalu dipikirkan oleh tim kerjanya Presiden Amerika Serikat, Donald Trump adalah apakah lembaga-lembaga ini memainkan peran yang seharusnya mereka mainkan dan apakah mereka menyadarinya. 

Tujuan yang dimaksudkan adalah apakah Amerika Serikat dapat secara positif mempengaruhi keefektifan lembaga-lembaga itu dan kemampuan mereka untuk menghasilkan hasil yang nyata melalui perannya dalam lembaga-lembaga ini.

“Selama itu lembaga multilateral yang efektif, saya mendukungnya,” kata Pompeo. Dia juga menggunakan Dewan HAM PBB sebagai contoh untuk mengatakan bahwa lembaga ini tidak lagi berfungsi. “Kami mencoba mereformasi tidak hanya sekali, dua kali, tiga kali, tetapi tujuh kali,” jelas Pompeo.

Menurut Pompeo dewan mengizinkan pelanggar hak asasi manusia terburuk di dunia untuk menjadi anggota. Dewan Hak Asasi Manusia tidak bekerja sama sekali. Untuk lembaga manapun yang memungkinkan Amerika Serikat memajukan hak asasi manusia, Amerika Serikat dengan senang hati dapat bekerja sama dengan mitra dan teman-temannya di lembaga-lembaga ini.

Pompeo menekankan bahwa tidak masuk akal membiarkan nama Amerika Serikat muncul dalam organisasi yang mencakup Iran dan Venezuela. “Ini tidak tepat dan tidak efektif. Kami tidak akan menghabiskan waktu, sumber daya, dan uang kami untuk mendukung lembaga-lembaga ini,” kata Pompeo.

Pompeo juga menjelaskan alasan penarikan Amerika Serikat  dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Menurutnya WHO telah gagal dalam tes paling dasar abad ini. Ketika virus Komunis Tiongkok merebak di Wuhan, Tiongkok, hal itu membuat politik menghancurkan sains.

WHO terlibat  dalam operasi untuk menutupi kebenaran, dan operasi ini sekarang telah menewaskan ratusan ribu orang di seluruh dunia dan menyebabkan kerugian ekonomi triliunan dolar. 

Sekali lagi, Amerika Serikat bekerja sama dengan WHO untuk mereformasi aturan dan regulasi kesehatan internasional. Amerika Serikat sedang mencoba mereformasi aturan yang telah dieksploitasi oleh Komunis Tiongkok di WHO.

Pompeo mengatakan, “Semuanya, perhatikan, Anda masih belum tahu persis dari mana virus itu berasal. Inspektur internasional belum diizinkan masuk ke laboratorium. Mereka (Komunis Tiongkok) mengizinkan masuk beberapa reporter suatu hari, dan reporter tersebut berbicara dengan dua dokter. Tentu saja mereka (para dokter) mengatakan bahwa virus tidak berasal dari sini.Ini adalah propaganda Tiongkok.”

Pompeo menilai, tidak tepat untuk mengizinkan institusi yang tidak memenuhi misi mereka untuk memanfaatkan kekuatan dan pengaruh Amerika. Menurut Pompeo, hal ini berbeda dengan institusi yang mampu bekerja. 

Pompeo  menegaskan, Amerika Serikat telah bekerja keras untuk membangun aliansi di lebih dari 60 negara, dan berupaya memulihkan hak-hak dasar rakyat Venezuela. Amerika Serikat memiliki grup besar dengan sekitar 90 negara anggota.

 “Sebuah aliansi lebih dari 90 negara. Kami bekerja erat dalam organisasi multilateral yang tak terhitung jumlahnya di seluruh dunia, belum lagi semua pekerjaan besar yang telah kami lakukan di dalam NATO dengan mitra kami di Eropa,” tegas Pompeo.

Editor yang bertanggung jawab: Lin Yan #

hui/rp 

Video Rekomendasi

Share

Video Popular