Erabaru.net. Polisi di Provinsi Okinawa, Jepang, telah berjuang dengan fenomena yang disebut rojo-ne, yang diterjemahkan secara harfiah sebagai “tidur di jalan”.

Bayangkan mengemudi pulang larut malam dan melihat seseorang terbaring di tengah jalan. Atau lebih buruk lagi, tidak melihatnya dan melindasnya.

Posted by 路上寝愛好会 on Friday, December 5, 2014

Skenario mimpi buruk seperti itu cukup sering terjadi di Okinawa, dengan polisi provinsi melaporkan lebih dari 7.000 kasus tercatat pada tahun 2019 saja. Beberapa di antaranya sayangnya mengakibatkan hilangnya nyawa manusia, dan pihak berwenang sangat ingin mengakhiri rojo-ne, fenomena yang telah meningkat di Okinawa selama bertahun-tahun.

Sayangnya, meski telah mengambil beberapa tindakan terhadap pelanggar, polisi tidak melihat adanya perbaikan. Faktanya, keadaan menjadi lebih buruk.

(Foto: Okinawa Prefectural Police’s Yaeyama Police Station)

“Pertama-tama, saya pikir kami adalah satu-satunya yang mengumpulkan statistik tentang rojo-ne,” kepala polisi prefektur Tadataka Miyazawa mengatakan kepada surat kabar Mainichi. “Saya bahkan tidak tahu istilah ‘rojo-ne’ sebelum datang ke Okinawa. Saya pikir itu adalah fenomena unik di Okinawa. “

Jadi apa sebenarnya yang menyebabkan orang tertidur di jalanan Okinawa? Nah, seperti yang mungkin sudah Anda duga, ini ada hubungannya dengan alkohol, karena sebagian besar pelanggar sangat mabuk.

Beberapa juga berpikir bahwa iklim hangat provinsi sepanjang tahun, dengan rata-rata tahunan melebihi 20 derajat Celcius, mungkin ada hubungannya dengan itu.

よくある風景自由な島ある意味天国に1番近い島宮古島@miyakoshinpo: 路上寝398件(7月末現在)増加傾向、節度ある飲酒呼びかけ http://t.co/C3hTUY0lrY

Posted by Kihei Miyako on Wednesday, August 7, 2013

Pencarian cepat di Google untuk kasus rojo-ne mengungkapkan ratusan foto orang yang tidur di jalan, saat mobil lewat. Mereka adalah yang beruntung, tetapi ada beberapa kasus orang-orang ini ditabrak, beberapa di antaranya terbunuh. Tahun lalu saja ada 16 kecelakaan mobil yang dilaporkan, dan tiga korban jiwa tercatat

View this post on Instagram

こないだビックリしたなー。 本島でも宮古島でも路上寝は学級3クラス作れるくらいの人数見てきたと思うけど、ここまで清々しい路上寝は初めて見たww 右側に写ってる人も寝てて、タイミング良く起き上がったから、にーさん!友達起こさないと危ないよ!って言ったら、後ろの自分が飲んでた店の中に向かって「おーい!誰か寝てるよー!」って!ww 他人かーい!ww なんならお前も寝てたしー!ww 轢かれるかなー?思ったけど、向こうから来る車はみんな真っ直ぐ進む前に寝てる人をしばらく眺めて諦めて右折して行きました! どーなったんだろー?w #路上寝 #清々しい #危険 #このレベルは初見

A post shared by 石原昌史 (@masafumi.ishihara.23) on

Menurut laporan lokal, beberapa orang hanya berbaring di jalan untuk menenangkan diri, menggunakan trotoar sebagai bantal, dan ada beberapa kasus pelanggar wanita melepas pakaian mereka, diduga mengira bahwa mereka telah tiba di rumah.

Pelanggar rojo-ne yang sedang bangun bisa berbahaya, karena ada kasus di mana orang-orang di bawah pengaruh alkohol mulai bertengkar dengan mereka yang mencoba membantu mereka.

Karena alasan inilah polisi menyarankan pengemudi untuk menyalakan lampu darurat mobil mereka dan menelepon polisi, daripada mencoba membangunkan sendiri pelanggar.

Polisi Okinawa telah berusaha untuk mencegah kasus rojo-ne dengan meningkatkan kesadaran tentang fenomena tersebut melalui media dan radio lokal, mereka telah mendenda pelanggar hingga 50.000 yen (sekitar Rp 6,9 juta), dan bahkan mengadakan pameran foto bertema rojo-ne pada akahir tahun. Tidak ada yang berhasil, karena data menunjukkan bahwa kasus rojo-ne terus meningkat.

Jadi jika Anda mengemudi di Okinawa, perhatikan jalan, seseorang dapat menggunakannya sebagai tempat tidur mereka. (yn)

Sumber: odditycentral

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular