- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Trump Kritik Balik : Kebijakan Epidemi Gubernur New York Menyebabkan Kematian Ribuan Lansia

Ntdtv.com- Presiden AS Donald Trump mengkritik kebijakan Gubernur New York, Andrew Cuomo. Trump dalam cuitannya mengatakan bahwa kebijakan panti jompo dari Cuomo pada Maret lalu, bertanggung jawab atas kematian puluhan ribu orang lanjut usia.

Berdasarkan kebijakan ini, panti jompo diharuskan menerima pasien virus Komunis TIongkok atau coronavirus Wuhan yang dipindahkan dari rumah sakit. Tujuannya untuk mengurangi tekanan di rumah sakit. Cuomo membatalkan kebijakan ini pada Mei lalu. 

Dalam tweetnya, Trump mengutip investigasi Associated Press baru-baru ini, yang menyatakan bahwa jumlah kematian sebenarnya di panti jompo di Negara Bagian New York adalah 11.000, bukan 6.000 yang diperkirakan sebelumnya.

Laporan Associated Press juga menunjukkan bahwa metode penghitungan Negara Bagian New York, hanya menghitung lansia yang meninggal dunia di panti jompo, bukan lansia yang tertular penyakit di panti jompo, dikirim ke rumah sakit, dan meninggal dunia di rumah sakit. Otoritas Cuomo menolak mengungkapkan angka-angka yang terakhir, yang diyakini dunia luar sengaja ditutup-tutupi.

Presiden Trump mengatakan dalam tweet lain pada Selasa pagi: “Gubernur yang buruk … menyebabkan 11.000 orang tewas di panti jompo . Tidak jujur ​​dan tidak kompeten!”

Dalam pidatonya di Konferensi Demokratik pada Senin malam, Cuomo mengkritik pemerintahan Trump karena gagal menanggapi epidemi, dan memuji kinerja Negara Bagian New York yang berada di bawah kendalinya dalam epidemi.

Namun, dunia luar memperhatikan bahwa Negara Bagian New York adalah pusat epidemi di Amerika Serikat selama beberapa bulan. Tercatat lebih dari 32.000 orang meninggal dunia. Cuomo mengirim lebih dari 6.000 pasien yang terinfeksi ke panti jompo pada puncak epidemi, yang dianggap sebagai salah satu alasan tingginya jumlah kematian di Negara Bagian New York.

Perwakilan Negara Bagian New York, Ron Kim dan yang lainnya telah menyerukan penyelidikan antar negara bagian atau bahkan federal atas konsekuensi kebijakan Cuomo. (Hui/asr)

Reporter NTD Jin Shi New York

Video Rekomendasi