Erabaru.net- Pemerintah melaporkan perkembangan kasus penularan Coronavirus (Virus Komunis Tiongkok) di seluruh wilayah Indonesia. Laporan per Senin (24/08/2020) terjadi penambahan 1.877 kasus terkonfirmasi sehingga total berjumlah 155.412 kasus.

Selain itu, kasus kesembuhan yang dilaporkan bertambah 3.560 kasus. Sehingga secara total angka kesembuhan tembus 111.060 kasus.

Adapun laporan pasien terkonfirmasi corona yang meninggal dunia di seluruh wilayah Indonesia berjumlah 6.759 jiwa dengan penambahan 79 kasus.

DKI Jakarta mencatat angka penambahan terkomfirmasi tertinggi dengan penambahan 633 kasus. Sehingga kumulatifnya menjadi 34.103 kasus. Secara keseluruhan kasus sembuh 25.463 jiwa dan meninggal dunia 1.113 jiwa.

Mengikuti Jawa Timur dengan penambahan 320 kasus dan kumulatifnya kasus terkonfirmasi mencapai 30.635 kasus. Sedangkan kasus meninggal dunia berjumlah 2.195 jiwa.

Kemudian penambahan di Jawa Tengah dengan tambahan 152 kasus. Secara total kumulatifnya mencapai 12.628 kasus. Adapun kasus meninggal dunia berjumlah 849 jiwa.

Selanjutnya di Sulawesi Selatan dengan kasus penambahan 46 terkonfirmasi sehingga total 11.516 jiwa. Adapun kasus sembuh 8.554 jiwa dan meninggal dunia 350 jiwa.

Sementara itu, di Jawa Barat dengan penambahan kasus baru 137 jiwa dengan kasus sembuh 5.876 jiwa. Total kasus terkonfirmasi: 9.420 jiwa dan meninggal dunia 262 jiwa.

Untuk suspek sebanyak 76.745 dan spesimen sebanyak 19.395. Secara total jumlah spesimen yang diperiksa 2.056.166 spesimen dan jumlah orang yang diperiksa secara kumulatif 1,173,369 jiwa. Kasus yang terjadi dengan sebaran wilayah di 34 provinsi dan 485 kabupaten/kota. (asr)

Catatan : Pandemi global yang terjadi saat ini akibat dari virus Komunis Tiongkok yang menyebabkan penyakit pneumonia Wuhan atau coronavirus (COVID-19). Penyebutan Virus Komunis Tiongkok dilakukan sebagai bentuk tuntutan tanggung jawab kepada rezim komunis Tiongkok yang sejak awal berusaha menutupi wabah mematikan tersebut. Lebih miris lagi, menggunakan tangan besi untuk membungkam yang mengungkap fakta penyebaran virus itu. Oleh karena itu sangat penting mengetahui lebih mendalam perbedaan antara rakyat Tiongkok atau Tionghoa dengan rezim komunis Tiongkok.

Video Rekomendasi :

Share

Video Popular