oleh Li Jiaxin

Noor bin Ladin, keponakan wanita mantan pemimpin Al-Qaeda yang dibunuh oleh militer AS pada tahun 2011 yang juga dalang insiden 11 September, baru-baru ini dalam wawancaranya dengan media konservatif Amerika Serikat ‘New York Post’ menegaskan bahwa dirinya sangat mendukung Trump terpilih kembali menjadi presiden.

Noor yang berusia 33 tahun, mengatakan kepada ‘New York Post’ bahwa selama pemerintahan Obama-Biden, jumlah serangan ISIS melonjak dan merugikan Eropa. Sedangkan Trump telah menunjukkan sikap bahwa ia melindungi Amerika Serikat dan rakyat Amerika dari ancaman asing, dengan memberantas dan menghancurkan teroris sebelum mereka berkesempatan untuk melancarkan serangan.

Untuk menjauhkan diri dari Osama bin Laden yang terkenal kejam, keluarga Noor selalu mengeja nama belakangnya dengan cara yang berbeda, dengan sengaja mengubah salah satu huruf.

Noor lahir dan tinggal di Swiss, tetapi ia mengatakan bahwa dirinya selalu menganggap bahwa ia adalah seorang Amerika. Oleh sebab itu, ia akan sepenuhnya mendukung kampanye Trump untuk terpilih kembali menjadi presiden.

Noor mengatakan : “Sejak Presiden Trump mengumumkan pencalonan dirinya pada awal tahun 2015, saya telah menjadi pendukungnya. Dari jauh saya menyaksikan dan merasa kagum terhadap keyakinan kuat dari pria tersebut. Jadi ia harus terpilih kembali … Ini tidak hanya untuk Amerika Serikat, tetapi juga sangat penting untuk masa depan peradaban Barat secara keseluruhan”.

Dia melanjutkan : “Lihat saja semua serangan teroris yang terjadi di Eropa Tengah pada 19 tahun terakhir. Mereka benar-benar mengguncang inti kita … telah sepenuhnya merasuki masyarakat kita. Di Amerika Serikat, hal yang sangat mengkhawatirkan adalah.  sayap kiri sepenuhnya telah berpihak pada mereka yang memiliki ideologi ini”.

Noor bukan hanya sebagai pendukung Trump, tetapi ia juga pembaca setia dan penonton media konservatif Amerika. Ia tidak memiliki keyakinan terhadap agama tertentu.

Noor bin Ladin, lahir dan dibesarkan di Swiss, merupakan putri dari Carmen Dufour dan Yeslam bin Ladin. Yeslam bin Ladin adalah abang satu ayah lain ibu dari Osama bin Laden.

Noor menyandang gelar sarjana dalam administrasi bisnis dari Universitas Jenewa, gelar master dalam hukum bisnis dari Universitas London, dan telah menerima pelatihan pengkodean komputer. Ia bekerja di sebuah perusahaan rintisan dan saat ini sedang menulis sebuah buku yang menganalisis 20 tahun pertama abad ke-21. (sin)

Video Rekomendasi :

 

Share

Video Popular