Erabaru.net. 2 orang penganut teori Bumi datar ditangkap oleh pihak berwenang Italia karena mencoba berlayar ke ujung dunia di tengah pandemi virus corona.

Mereka ditangkap karena melanggar aturan kuncian di Italia. Seorang pria dan wanita dari Venetia, Italia, memulai pelayaran mereka di tengah-tengah penguncian total. Namun, baru diberitakan akhir pekan ini.

Kabar tersebut menjelaskan bagaimana pasangan tersebut percaya bahwa Lampedusa, yang berada di Sisilia Selatan, Italia, adalah ujung dunia.

Untuk membuktikan teori mereka, pasangan itu menjual kendaraan mereka dan membeli perahu. Mereka memang memiliki perahu, tetapi mereka tidak memiliki keterampilan navigasi.

Navigasi mereka yang buruk membawa mereka begitu jauh dari Lampedusa dan berakhir 40 mil di barat laut Palermo. Lampedusa tidak jauh dari pantai Afrika Utara.

Mereka lelah, haus, dan berisiko mengalami kecelakaan kapal.

Salvatore Zichici, juru bicara Kementerian Kesehatan di Palermo, mengatakan:

“Lucunya, mereka mengorientasikan diri mereka dengan kompas, instrumen yang bekerja berdasarkan magnet terestrial, sebuah prinsip yang harus mereka tolak, sebagai penganut Bumi datar.

Pasangan itu ditahan karena melanggar aturan kuncian. Mereka dibawa ke Palermo, di mana mereka disuruh tinggal di karantina dan di dalam kapal mereka selama 15 hari berturut-turut.

Alih-alih tetap tinggal, mereka memutuskan untuk kabur.

Pasangan itu berangkat lagi, namun, mereka berlayar selama 3 jam dan dijemput oleh pihak berwenang tidak jauh dari tempat mereka memulai.

Pasangan itu dikawal kembali ke pelabuhan dan ditempatkan di sebuah rumah, setelah itu, pasangan tersebut dipulangkan dengan kereta api. (yn)

Sumber: allindiaroundup

Video Rekomendasi:

Share
Tag: Kategori: SERBA SERBI

Video Popular