NTDTV.com

Badai Topan Haishen yang kuat menyapu  Kyushu, Jepang, Minggu 6 September 2020. Topan ini memecahkan rekor dan 8,7 juta orang disarankan untuk dievakuasi oleh pihak berwenang.

Empat orang di Prefektur Miyazaki tertimbun tanah longsor, namun keberadaan mereka masih belum diketahui. Sekitar 450.000 rumah tangga di Kyushu mengalami pemadaman listrik, 1 orang meninggal dunia dan lebih dari 50 orang luka-luka.

Topan ini mendarat di pantai Ulsan, Korea Selatan pada Senin pagi 7 September 2020, dan intensitasnya terus melemah. Topan berubah menjadi topan ringan, menyebabkan pemadaman listrik di lebih dari 17.000 rumah tangga di daerah selatan seperti Busan, dan satu orang luka ringan.

Media lokal melaporkan bahwa angin kencang menumbangkan pepohonan, dan tanah longsor terjadi di sebuah gedung apartemen di Pulau Geoje. Mobil yang berada di parkiran tersebut ambruk. Tidak ada korban jiwa.

Ini adalah topan kedua yang mendarat di Korea Selatan dalam waktu seminggu, dan “Haishen” diperkirakan akan melewati semenanjung dengan kecepatan tinggi.

Setelah “Haishen” mendarat di Korea Utara untuk kedua kalinya, ia akan memasuki Tiongkok Timur Laut. Ini akan menjadi pertama kalinya sejak 1949 di Timur Laut mengalami tiga topan berturut-turut dalam setengah bulan. Frekuensinya tinggi dan cakupan pengaruhnya besar. Kejadian ini kali pertama  dalam sejarah.  (hui/rp)

Video Rekomendasi :

Share

Video Popular