Erabaru.net. Otoritas di Mesir telah menemukan lebih dari selusin peti mati kayu berusia 2.500 tahun yang disegel di pekuburan gurun Saqqara.

Peti mati ditemukan di lubang pemakaman yang terletak di kompleks makam, rumah bagi ribuan peti mati, tetapi penemuan baru ini sangat penting karena mereka tetap utuh begitu lama.

(Foto: Ministry of Tourism and Antiquities / Facebook)

Menurut Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir, lubang penguburan ditemukan 11 meter di bawah tanah, tempat peti mati ditumpuk satu sama lain. Kondisinya yang sangat baik sehingga beberapa warna yang dilukis pada kayu masih terlihat.

(Foto: Ministry of Tourism and Antiquities / Facebook)

Sebuah posting Facebook dari kementerian menjelaskan bahwa studi pendahuluan menunjukkan peti mati tersebut ‘benar-benar tertutup dan belum dibuka karena dikubur di dalam sumur’. Di samping 13 peti mati, tiga lorong tertutup juga ditemukan, dan pihak berwenang percaya ada lebih banyak peti mati di sisi lubang.

Posting Facebook lebih lanjut menjelaskan:

“Sejumlah peti mati dan kayu ditemukan di dalamnya, sejauh ini identitas dan posisi pemilik peti mati tersebut atau jumlah totalnya belum teridentifikasi, namun pertanyaan ini akan terjawab dalam beberapa hari ke depan melalui lanjutan dari penggalian.”

(Foto: Ministry of Tourism and Antiquities / Facebook)

Saqqara, tempat peti mati ditemukan, diyakini sebelumnya berfungsi sebagai pekuburan untuk Memphis, yang pernah menjadi ibu kota Mesir kuno, lapor Science Alert. Orang Mesir mengubur orang mati di sana selama 3.000 tahun, menjadikannya tempat menarik bagi para arkeolog saat ini.

Setiap barang kuburan yang ditemukan di 13 peti mati dapat memberikan petunjuk tentang siapa yang dikuburkan dan betapa pentingnya mereka. Detailnya kemungkinan akan terungkap dalam beberapa hari mendatang saat para peneliti melanjutkan pekerjaan penggalian mereka.(yn)

Sumber: Unilad

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular