Erabaru.net. NASA telah membagikan gambar-gambar yang membuka mata dari luar angkasa yang menunjukkan dampak kerusakan yang meluas dari kebakaran hutan di Amerika Serikat.

Lebih dari 100 titik api melanda pantai barat negara itu, menewaskan sedikitnya 15 orang dan mendorong evakuasi massal dari penduduk di daerah tersebut.

Pada hari Kamis, 10 September, National Interagency Fire Center mengatakan bahwa kebakaran yang terjadi di 12 negara bagian barat telah membakar lebih dari 4,3 juta hektar – kira-kira seluas New Jersey.

Beberapa kebakaran hutan terburuk terjadi di California, Washington dan Oregon, di mana langit berubah warna menjadi merah darah yang mengerikan karena partikel-partikel di udara yang dipenuhi asap.

Di Oregong saja Lebih dari 360.000 hektar telah terbakar, sementara lebih dari 330.000 hektar di Washington telah terbakar sejak Senin – lebih dari dua kali lipat total negara bagian dari seluruh tahun 2019, lapor Insider.

(Foto: NOAA / NASA)

Beberapa kebakaran besar di California disebarkan oleh suhu tinggi dan angin kencang, menyebabkan kebakaran seluas lebih dari 250.000 hektar di wilayah Fresno dan Madera dan Kebakaran El Dorado lebih dari 12.600 hektar di Wilayah San Bernardino, yang dimulai setelah ‘perangkat piroteknik’ digunakan dalam pesta.

Gambar yang ditangkap oleh satelit NASA menunjukkan skala sebenarnya dari kebakaran tersebut, menyoroti titik api dan menampilkan penyebaran asap di seluruh Samudra Pasifik.

Satu gambar, ditunjukkan di bawah, menunjukkan pantai barat tertutup selimut asap tebal, daratan terhalang seluruhnya dari pandangan:

(Foto: NOAA / NASA)

Kebakaran, yang dimulai Jumat lalu, 4 September, menghasilkan awan pyrocumulonimbus setinggi lebih dari 13000 meter yang terlihat menyebar dari luar angkasa. Awan pyrocumulonimbus adalah awan petir yang terbentuk oleh api dan biasanya muncul di atas api dan gunung berapi.

(Foto: NOAA / NASA)

Serangkaian gambar lainnya, yang terlihat di bawah, menunjukkan daratan yang tertutup asap dibandingkan dengan gambar yang menggunakan pencitraan infare untuk menunjukkan kebakaran yang terjadi di atasnya.

Salah satu kebakaran di California, kebakaran di August Complex, dianggap yang terbesar dalam catatan sejarah negara bagian itu setelah menghanguskan 471.185 hektar lahan. Itu dipicu oleh badai petir pada 17 Agustus.

Kebakaran di negara bagian itu jauh lebih buruk daripada tahun lalu, ketika total 4.927 kebakaran menghanguskan 118.000 hektar. Pada tahun 2020, tercatat 7.606 titik api sejauh ini.(yn)

Sumber Unilad

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular