Reporter : Luo Tingting / Editor : Wen Hui

Sepenggal video beredar luas di internet beberapa hari yang lalu.  Ada yang bertanya kepada  seorang dokter Tionghoa, anggota Partai Komunis Tiongkok bernama Zhang Wenhong, pilih vaksin lokal atau impor? Jawaban Zhang Wenhong seketika menjadi viral di Internet, khususnya di daratan Tiongkok. Apa sebenarnya jawabannya?

Sejak pecahnya corona virus Komunis Tiongkok (pneumonia Wuhan), pakar pencegahan epidemi Shanghai Zhang Wenhong telah menarik perhatian publik karena sikap vokalnya yang berani. 

Untuk diketahui sosok Zhang Wenhong adalah seorang dokter Tionghoa, dan anggota Partai Komunis Tiongkok. Dia juga Direktur dan Sekretaris Cabang Partai dari Departemen Penyakit Menular di Rumah Sakit Huashan yang berafiliasi dengan Universitas Shanghai Fudan, dan juga pemimpin Kelompok Ahli Perawatan Medis Shanghai, wakil direktur Institut Penyakit Hati Shanghai dan komite tetap anggota Cabang Penyakit Menular dari Asosiasi Medis Tiongkok.

Terkait Zhang Wenhong itu, ada sepenggal video yang beredar luas di media sosial Twitter luar negeri. Video itu direkam oleh Zhang Wenhong dalam sebuah program TV di daratan Tiongkok. 

Dari layar video tampak pemirsa bertanya kepadanya, “Mana yang sebaiknya kita pilih antara vaksin lokal dan impor?”

Zhang Wenhong balik bertanya, “Saat membeli mobil, kalian bisa menentukan apakah mobil buatan dalam negeri atau impor, sekarang kenapa tidak bisa memilih antara vaksin lokal atau impor ?”

“Jika Anda merasa kualitas vaksin dalam negeri buruk, maka yang Anda tanyakan itu sebenarnya bukan kepada saya, tetapi Badan Pengawas Obat dan Makanan Tiongkok. Jadi Anda sama saja mengajukan satu pertanyaan kepada saya, apakah Badan Pengawas Obat dan Makanan Tiongkok itu dapat dipercaya ?”

BACA JUGA :  Pakar : Gunakan Nama ‘Virus Komunis Tiongkok’ untuk Menuntut Tanggung Jawab Rezim Komunis Tiongkok atas Krisis Global

Sampai disini, Zhang Wenhong balik bertanya kepada hadirin dengan penuh makna: “Jadi, menurut Anda, bagaimana saya menjawab pertanyaan Anda?”

Jawaban Zhang Wenhong seketika disambut dengan tepukan meriah dari warganet. Mereka berkomentar: 

“Menjawab dengan cerdik dari lubuk hati.”

“Di usianya yang tidak muda lagi, Zhang Wenhong tahu bagaimana melindungi dirinya sendiri, dan sambil melindungi diri, semaksimal mungkin tidak bertentangan dengan hati nuraninya, mengatakan dengan jujur yang sebenarnya, dan menyampaikan informasi yang benar bukan secara politis. Itu sudah sangat bagus. Bagaimanapun, dia adalah seorang dokter dan manusia biasa yang perlu makan juga.”

“Itulah mengapa Zhong Nanshan dianugerahi Medali, tetapi Zhang Wenhong tidak bisa.”

Sekilas tentang Zhong Nanshan, ia adalah seorang dokter ahli paru Tiongkok yang menemukan corona virus SARS 2003. Dia menjabat sebagai presiden Asosiasi Medis Tiongkok dari 2005 hingga 2009, dan saat ini menjadi pemimpin redaksi Jurnal Penyakit Thoracic. Dia terkenal karena menanggulangi wabah SARS di provinsi Guangdong pada tahun 2003 silam.

Pada 8 September 2020, otoritas Partai Komunis Tiongkok mengadakan pertemuan yang disebut konferensi penganugerahan dalam memerangi epidemi di Beijing. Zhong Nanshan, seorang ahli pencegahan epidemi dalam sistem Partai Komunis Tiongkok, dipuji oleh otoritas Partai Komunis Tiongkok, sementara Zhang Wenhong tidak disinggung sedikit pun oleh media.

Sejak pecahnya epidemi, pidato publik Zhang Wenhong di hadapan media kerap memicu opini publik dan dia disebut sebagai pakar selebriti Internet. Dia pernah dengan blak-blakan mengatakan bahwa di garis depan perang melawan epidemi, kader Partai Komunis Tiongkok harus berada di lini pertama, tidak boleh menindas orang jujur, sehingga menimbulkan gema suara di kalangan publik Tiongkok.

Setelah pandemi menyebar ke seluruh dunia, jumlah kasus yang dikonfirmasi di Amerika Serikat meningkat. Media resmi Partai Komunis Tiongkok mengumandangkan parahnya pandemi di Amerika Serikat dan standar medis yang buruk. 

Namun, Zhang Wenhong secara terbuka menyatakan bahwa sejumlah besar kasus yang dikonfirmasi di Amerika Serikat disebabkan oleh pengujiannya yang terarah dan tepat waktu, yang justru menunjukkan bahwa Amerika Serikat memiliki standar medis yang maju.

Zhang Wenhong mencontohkan, tes virus di Amerika Serikat hanya membutuhkan waktu 5 menit, dan tingkat akurasinya lebih dari 95%.

Sebaliknya, tingkat akurasi pemaparan reagen pendeteksi virus yang diekspor oleh Partai Komunis Tiongkok ke luar negeri kurang dari 30%, dan produk dikembalikan oleh berbagai negara, yang membuat otoritas Partai Komunis Tiongkok kehilangan muka.

Saat ini, pendemi telah menyebar secara global selama lebih dari 9 bulan dan belum juga mereda. Masing-masing negara di dunia meningkatkan penelitian dan pengembangan vaksin, agar dapat membantu manusia bertahan dari serangan virus. 

Partai Komunis Tiongkok baru-baru ini mengklaim telah mengembangkan vaksin, tetapi beberapa media mengungkapkan bahwa setelah pekerja Tiongkok yang menerima vaksin itu pergi ke negara lain, mereka segera dinyatakan positif terkena virus.

Selain itu, seorang ahli medis Tiongkok menerbitkan laporan penelitian di jurnal medis bahwa setelah vaksinasi, hampir setengah dari tentara di Partai Komunis Tiongkok mengalami efek samping seperti demam, kelelahan, sakit kepala, dan beberapa diantaranya bahkan dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan. Dari sini dapat dilihat seperti apa keampuhan vaksin Partai Komunis Tiongkok itu.

Perlu dicatat, meskipun Partai Komunis Tiongkok berulang kali memromosikan keberhasilan dalam perang melawan virus corona, namun, epidemi di Tiongkok terus terjadi secara silih berganti di berbagai wilayah, dan epidemi masih jauh dari selesai. 

Zhang Wenhong sebelumnya meramalkan bahwa epidemi akan berlanjut dalam skala besar pada November 2020 ini, tetapi Partai Komunis Tiongkok sekarang mengadakan pesta perayaan. Hal ini merujuk pada festival musik di sebuah kolam renang di Wuhan pada Selasa 18 September 2020 yang menuai kontroversi di seluruh dunia. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)  telah memperingatkan pemerintah Tiongkok beberapa hari lalu bahwa pandemi global masih berlangsung, dan kasus baru juga terus bermunculan di Tiongkok daratan. Saat ini tidak ada ruang untuk berpuas diri atau bersenang-senang. (jon/rp)

Video Rekomendasi :

Share

Video Popular