Su Jinghao

Pandemi virus Komunis Tiongkok telah berlangsung selama lebih dari setengah tahun, dan negara-negara saat ini memulai kembali ekonomi mereka dan mencoba untuk pulih dari epidemi. Pada Rabu 30 September 2020, Menteri Luar Negeri AS Pompeo mengatakan bahwa saat pulih dari epidemi, itu juga berarti bahwa Komunis Tiongkok akan bertanggung jawab. Ia juga menegaskan bahwa Amerika Serikat akan terus meningkatkan hak asasi manusia di Tiongkok, baik sebelum maupun setelah pemilu.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo baru-baru ini mengunjungi Italia. Pada hari Rabu 30 September 2020, pada konferensi pers bersama dengan Menteri Luar Negeri Italia Luigi Di Maio, Pompeo berbicara tentang hubungan persahabatan kedua negara.

Italia adalah salah satu negara di Eropa yang paling terpukul oleh virus Komunis Tiongkok. Pompeo menyinggung berbagai bantuan yang diberikan Amerika Serikat kepada Italia dalam memerangi epidemi, ia juga menegaskan sekali lagi bahwa Komunis Tiongkok perlu bertanggung jawab atas pandemi tersebut.

Pompeo berkata: “Seperti yang saya dorong hari ini, pulih dari virus juga berarti membiarkan Komunis Tiongkok bertanggung jawab. Upaya terang-terangan untuk menutupi menyebabkan lebih dari 1 juta kematian dan menyebabkan kerugian besar -. Ratusan juta dolar kekayaan (kerugian) ekonomi – situasi yang mengerikan telah membuat masyarakat umum di dunia dalam masalah. “

Pejabat senior pemerintah AS, termasuk Presiden Trump, telah berulang kali mengutuk Komunis Tiongkok karena menyembunyikan epidemi, sehingga menyebabkan pandemi. Mereka juga menyatakan bahwa Komunis Tiongkok perlu bertanggung jawab atas hal ini.

Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Robert C. O’Brien mengatakan dalam sebuah wawancara dengan The Washington Times, bahwa Beijing harus melakukan sesuatu untuk negara-negara yang terkena virus. Baik itu untuk memberikan keringanan utang atau rencana lain, tak lain untuk negara-negara yang terkena virus atau yang telah menyebabkan kerugian, Tiongkok(Komunis Tiongkok) harus mengambil inisiatif untuk bertanggung jawab atas bencana yang ditimbulkannya ke dunia, dan tidak harus dikejar oleh orang lain,  baru kemudian bertanggung jawab.

Pompeo: Waspadai risiko keamanan nasional Komunis Tiongkok yang terkait dengan perusahaan teknologi Tiongkok

Pada hari Rabu 30 September, Pompeo juga mengatakan bahwa dia menyatakan kepada Menteri Luar Negeri Italia, soal kekhawatiran AS bahwa Komunis Tiongkok mencoba menggunakan kekuatan ekonominya di Italia untuk memenuhi tujuan strategisnya.

Pompeo mengatakan : “Tidak seperti investasi perusahaan AS, Komunis Tiongkok(investasi) di sini biasanya tidak menjalin kemitraan yang tulus dan saling menguntungkan. Seperti yang telah saya diskusikan dengan Perdana Menteri (Italia) sebelumnya, Amerika Serikat mendesak pemerintah Italia untuk mempertimbangkan dengan hati-hati mempertimbangkan dengan Komunis Tiongkok. Pantau risiko yang ditimbulkan oleh perusahaan teknologi terkait negara terhadap keamanan nasional dan hak privasi warga negara mereka.”

Di Maio mengatakan bahwa Italia menyadari kekhawatiran Amerika Serikat tentang teknologi 5G Tiongkok. Ia juga menyebutkan, “sepenuhnya menyadari tanggung jawab masing-masing negara dalam menangani masalah keamanan.”

Pemerintah AS telah memberi tahu sekutu Eropa-nya, bahwa Perusahaan Huawei Tiongkok merupakan ancaman keamanan. Selain itu, menunjukkan bahwa perusahaan dan warga Tiongkok harus membantu negara tersebut dalam mengumpulkan intelijen sesuai dengan hukum Komunis Tiongkok.

Sebelum dan sesudah pemilu, Amerika Serikat berkomitmen untuk meningkatkan hak asasi manusia di Tiongkok

Pompeo juga berbicara tentang penganiayaan hak asasi manusia oleh Komunis Tiongkok dan Amerika Serikat telah bekerja untuk memperbaiki situasi Tiongkok.

Dia berkata bahwa selama masa jabatannya di pemerintahan ini, dia telah bekerja keras untuk meningkatkan taraf hidup rakyat Tiongkok. 

Pompeo menuturkan : “Kami telah menangani masalah hak asasi manusia di Xinjiang dan melakukan segala sesuatu yang terkait erat untuk memungkinkan rakyat Tiongkok menjalani kehidupan yang lebih baik.”

Pompeo berharap setiap institusi akan menggunakan otoritas dan kekuatannya untuk melawan pelanggaran HAM paling serius di dunia.

“Naskah telah ditulis. Kebijakan kami selalu menyertakan semua orang yang dapat memberi manfaat bagi rakyat Tiongkok dan menghilangkan ketakutan akan rezim otoriter yang dipaksakan oleh Komunis Tiongkok kepada rakyat. Itu adalah misi kami dan akan terus menjadi misi kami. Sebelum pemilu Ini telah terjadi sejak lama, dan akan tetap demikian setelah pemilihan,” kata Pompeo.  (hui)

Editor yang bertanggung jawab: Ye Ziwei #

Video Rekomendasi :

Share

Video Popular