Li Yun/Li Quan

Di momen sensitif dalam pemilihan presiden AS, hasil tes Presiden Trump dan Ibu Negara Melania memastikan positif terserang virus Komunis Tiongkok . Mereka akan segera memulai prosedur isolasi dan perawatan. Twitter Trump telah mengkonfirmasi berita ini.

Sekitar pukul 12 malam tanggal 1 Oktober 2020 waktu setempat, Presiden Trump dalam cuitannya berbunyi, “kami akan segera memulai proses isolasi dan pemulihan. Kami akan melewati kesulitan bersama! “

Sekitar setengah jam kemudian, ibu negara Melania juga men-tweet bahwa, seperti yang dilakukan banyak orang Amerika tahun ini, dia dan Trump diisolasi di rumah setelah dinyatakan positif terkena virus Komunis Tiongkok. 

“Kami merasa baik, saya telah menunda semua acara yang akan datang. Harap pastikan Anda tetap aman dan kami akan bekerja sama.”

 

Dokter Gedung Putih Sean Conley mengeluarkan memo di pagi hari tanggal 2 Oktober 2020, mengatakan bahwa dia mengetahui tentang diagnosis Trump. Keduanya saat ini dalam keadaan sehat dan akan tinggal di Gedung Putih untuk menghabiskan masa pemulihan.

Conley mengatakan bahwa dia dan tim medis Gedung Putih akan tetap waspada. Trump akan terus menjalankan tugas kepresidenannya selama masa pemulihan dan tidak akan terpengaruh. Dia akan mengabari kepada publik keadaannya kapan saja.

Rencana perjalanan publik yang direncanakan Trump pada tanggal 2 oktober adalah mengadakan konferensi melalui telepon. Dijadwalkan juga Trump kemudian berbicara tentang membantu orangtua yang rentan untuk menangani virus Komunis Tiongkok,  kemudian bertemu dengan pendukung di Trump International Hotel di Washington. Kemudian terbang ke Florida untuk berpartisipasi dalam pemilihan. Kemudian akan kembali ke Washington lebih kurang pukul 11 ​​malam waktu setempat.

Setelah dokter Gedung Putih mengeluarkan memo tersebut, Gedung Putih secara bersamaan memperbarui rencana perjalanan Trump. Hanya panggilan konferensi di Gedung Putih yang tersisa. Agenda perjalanan lainnya dibatalkan.

BACA JUGA :  Pakar : Gunakan Nama ‘Virus Komunis Tiongkok’ untuk Menuntut Tanggung Jawab Rezim Komunis Tiongkok atas Krisis Global

Sebelumnya pada hari itu, sejumlah media AS melaporkan bahwa Hicks, penasihat senior Trump, didiagnosis dengan virus Komunis Tiongkok. Dia dan Trump baru-baru ini naik Air Force One dan helikopter kepresidenan.

Menurut laporan, pada 29 September 2020, Hicks menemani Trump di putaran pertama debat presiden. Ia  berpergian ke Minnesota untuk berpartisipasi dalam agenda pemilu pada hari yang sama. Dia merasa tidak enak badan pada hari itu. Kemudian diisolasi dari orang lain dalam penerbangan pulang. Dia didiagnosis mengidap penyakit itu pada 1 Oktober.

Saat ini, hanya ada sekitar 30 hari sebelum pemilihan umum AS. Putaran pertama debat presiden baru saja berakhir. Pada 3 November 2020 adalah hari pemungutan suara untuk pemilihan umum. Dunia luar khawatir karena isolasi Trump, putaran kedua debat presiden pada 15 Oktober 2020 mungkin akan terpengaruh.

Sebagai tanggapan, dokter Gedung Putih Scott Conley mengatakan bahwa Presiden Trump diharapkan untuk “terus menjalankan tugas resminya tanpa gangguan” selama proses isolasi dan pemulihan.

Liu Weidong, seorang peneliti di Institut Studi Amerika dari Akademi Ilmu Sosial Tiongkok, juga mengatakan kepada Media daratan bahwa debat presiden putaran kedua mungkin diadakan secara online. 

Beberapa netizen bertanya apakah Biden yang satu panggung dengan Trump beberapa hari lalu, juga akan tertular virus Komunis Tiongkok. Ia mengatakan dengan asumsi jika Biden juga terinfeksi, keduanya masih bisa mengadakan debat presiden kedua secara online.

Trump bukanlah sebagai sosok kepala negara pertama positif terinfeksi virus ini. Sebelumnya, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan Presiden Brasil Jair Bolsonaro juga telah didiagnosis. Johnson bahkan masuk rumah sakit untuk berobat. Saat ini,  Johnson maupun Bolsonaro telah pulih seperti sediakala. (hui)

Video Rekomendasi :

 

 

 

Share

Video Popular