Erabaru.net. Seorang pria yang dipecat dari pekerjaannya setelah buang air di depan rekan kerjanya menegaskan bahwa dia tidak punya pilihan lain karena dia mengalami diare yang parah.

Anthony Lear adalah teknisi produksi selama tujuh tahun di BHP Western Australian Iron Ore sebelum dia kehilangan pekerjaannya pada bulan April tahun ini setelah buang air besar di tempat kerja.

Dia menjelaskan, buang air besar pada 9 dan 27 Maret karena ‘diare eksplosif’.

Lear juga mengklaim dia tidak bisa BAB tepat waktu karena toilet terdekat berjarak delapan menit.

Lear dipecat karena tindakannya dan mengklaim dia diberhentikan secara tidak adil sebelum membawa kasusnya ke Fair Work Commission.

Dia mengatakan kepada komisi saat pertama kali buang air besar saat bekerja pada 9 Maret, dia sangat kesakitan dan perlu ‘buang air besar’, lapor news.com.au.

Dia berjongkok di atas lubang bor yang aktif di mana dia melanjutkan untuk buang air besar saat bekerja.

Rekannya Joel Garner menyaksikan peristiwa dramatis itu dan bertanya kepada Lear mengapa dia berjongkok di atas lubang itu.

‘Saya membuang kotoran ke dalam lubang,’ katanya.

Pada kesempatan kedua pada 27 Maret, Lear sekali lagi harus segera ke toilet tetapi dia tahu dia tidak akan bisa menahan.

Kolega lain, Jack Hughes berada di dekatnya dan mendengar dia berkata,: ‘Saya akan BAB, berbalik, berbalik’.

Hughes mengatakan kepada komisi bahwa dia segera mencium bau yang tidak enak dan melihat Lear berjongkok.

Dia dilaporkan berkata,: ‘Saya tidak bisa menahannya.’ Yang dikatakan Hughes bahwa toiletnya tidak terlalu jauh.

Dalam persidangan diungkapkan bahwa toilet berjarak setidaknya lima hingga enam menit.

Komisi menemukan bahwa Lear tidak diberhentikan secara tidak adil dan bahwa perilakunya adalah penyebab pemecatannya. (yn)

Sumber: dailymail

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular