oleh Qiao An

Kementerian Kehakiman AS mengumumkan pada Rabu 7 Oktober 2020 lalu bahwa 2 orang teroris Negara Islam (ISIS) yang diduga membunuh 4 orang sandera Amerika Serikat telah diekstradisi ke Amerika Serikat untuk menjalani proses peradilan. Keduanya akan menghadapi tuntutan hukuman penjara seumur hidup.

Asisten Jaksa Agung John C.Demers mengatakan, “Kita di sini untuk mengumumkan penuntutan terhadap Alexanda Kotey dan El Shafee Elsheikh, kedua orang anggota tim penyandera ISIS yang terkenal sadis.”

Menurut  John C.Demers, mereka dituduh melakukan penyanderaan terkait teroris dan pembunuhan terhadap 4 orang warga Amerika Serikat. Mereka juga telah membunuh warga negara Inggris dan Jepang.

Alexanda Kotey dan El Shafee Elsheikh adalah anggota kuartet algojo ISIS yang terkenal kejam. Keempat orang ekstremis ini oleh dunia luar juga dijuluki “Beatles”, karena berkebangsaan Inggris. 

Mereka tidak hanya menyiksa para sandera, tetapi juga mengeksekusi dengan kejam. Sedikitnya 27 orang sandera dari berbagai negara telah mereka eksekusi secara sadis. Jurnalis Amerika James Wright Foley, Steven Joel Sotloff, dan asisten Peter Edward Kassig dan Kayla Jean Mueller, semuanya dibunuh oleh kedua orang algojo tersebut.

Pada tahun 2015, algojo terkemuka, Mohammed Emwazi telah dibunuh oleh militer Amerika Serikat. Ekstremis lainnya yang bernama Aine Lesley Davis dijatuhi hukuman 7 tahun penjara di Turki pada tahun 2017. Pada bulan Januari 2018, Alexanda Kotey dan El Shafee Elsheikh ditangkap di Suriah timur dan saat ini telah ditahan oleh Biro Investigasi Federal (FBI).

Kedua teroris tersebut diperkirakan akan hadir di pengadilan federal di Virginia pada Rabu 14 Oktober 2020, minggu depan. Kejaksaan telah mengeluarkan sebanyak delapan dakwaan terhadap keduanya. Jika terbukti bersalah, keduanya akan menghadapi hukuman penjara seumur hidup. (sin) 

Share

Video Popular