Jack Phillips

Presiden AS Donald Trump pada hari Senin 12 Oktober diumumkan telah dites negatif untuk virus Partai Komunis Tiongkok, nama lainnya dari Coronavirus, dalam dua hari berturut-turut, sebagaimana diumumkan oleh Dokter Kepresidenan AS, Dr. Sean P. Conley.

Hal demikian disampaikan ketika presiden Trump terbang ke Florida untuk menggelar rapat umum kampanye pertama kalinya sejak tertular virus hampir dua minggu lalu. 

Sebuah memo dari Conley, yang diunggah oleh Sekretaris Pers Gedung Putih Kayleigh McEnany, melaporkan  Trump “telah ditest NEGATIF, selama beberapa hari berturut-turut, menggunakan kartu antigen Abbott BinaxNOW”.

Conley mencatat : “Penting dicatat tes ini tidak digunakan secara terpisah untuk menentukan status negatif presiden saat ini, Tes antigen negatif berulang, diambil dalam konteks data klinis dan laboratorium tambahan, termasuk viral load,” dan temuan lain, “semuanya menunjukkan kurangnya replikasi virus yang terdeteksi.”

Temuan itu mengungkapkan bahwa Trump “tidak menularkan ke orang lain,” demikian bunyi memo itu.

Pada 8 Oktober 2020, Trump mengumumkan akan mendistribusikan obat yang menyembuhkannya kepada warga AS secara gratis melalui otorisasi darurat. Trump berkata  warga AS mendapatkan apa yang ia gunakan selama perawatan dan tak perlu membayar. Dikarenakan apa yang terjadi bukan kesalahan warga. Itu dikarenakan kesalahan Komunis Tiongkok yang membiarkan AS menggunakannya.” 

The Epoch Times merujuk pada virus corona yang menyebabkan penyakit COVID-19, sebagai virus Partai Komunis Tiongkok, karena sensor berita dan kesalahan manajemen dari Partai Komunis Tiongkok, sehingga memungkinkan virus itu menyebar ke seluruh Tiongkok dan menciptakan pandemi global.

Sebelumnya, McEnany, yang juga dinyatakan positif terkena virus PKT, mengonfirmasi Trump akan menghadiri rapat umum di Florida, yang ditetapkan  di Orlando.

“Kampanye ini selalu membagikan masker, mendorong orang untuk memakainya, menyediakan pembersih tangan,” katanya dalam wawancara dengan Fox News. 

Ia mengatakan, “pada akhirnya, Anda memiliki hak di negara ini untuk datang dan mengekspresikan pandangan politik Anda. Itulah mengapa kami melakukan protes damai.  Anda tidak dapat memiliki satu standar untuk pengunjuk rasa di luar sana di satu sisi, tetapi tidak untuk mereka yang ingin mengekspresikan hak Amandemen Pertama mereka untuk mendukung presiden ini. “

Mantan Wakil Presiden Joe Biden, dalam sebuah pernyataan, mengkritik langkah presiden untuk menggelar rapat umum.”

“Presiden Trump datang ke Sanford hari ini tidak membawa apa-apa selain perilaku ceroboh, retorika yang memecah belah, dan rasa takut,” kata Biden sebelum mengemukakan tuduhan dari Senat Demokrat tentang calon Trump untuk Mahkamah Agung, Hakim Amy Coney Barrett, akan membatalkan ketentuan dalam Undang-Undang Perawatan Terjangkau (ACA).

Biden berkata : “Sama berbahayanya adalah apa yang gagal dia bawa: tidak ada rencana untuk mengendalikan virus ini yang telah mengambil nyawa lebih dari 15.000 warga Floridians , tidak ada rencana untuk melindungi perawatan kesehatan Floridians di tengah serangannya terhadap ACA, dan tentunya tidak ada rencana untuk mengurangi dampak ekonomi pandemi terhadap keluarga di seluruh Florida Tengah.

Trump, Ibu Negara Melania Trump, ketua Komite Nasional Partai Republik AS, Ronna McDaniel, sejumlah senator Republik, mantan Gubernur New Jersey Chris Christie, dan lainnya dinyatakan positif terkena virus dalam beberapa hari terakhir. 

Christie dan Trump sama-sama dirawat di rumah sakit, dan keduanya kemudian dipulangkan.Tetapi pada hari Minggu, Trump mengatakan kepada Fox bahwa dia “dalam kondisi yang sangat baik untuk bertempur” sambil menyatakan dia “kebal” dari virus.

 

Share

Video Popular