NTDTV.com

Neil deGrasse Tyson, astrofisikawan terkenal mengatakan bahwa asteroid berukuran kecil berpotensi menghantam Bumi pada bulan November, itu sehari sebelum dilangsungkannya pemilihan presiden Amerika Serikat. Tetapi benturan ini tidak cukup untuk menyebabkan kerusakan serius pada Bumi.

Fox News mengutip ucapan astrofisikawan tersebut pada 19 Oktober melaporkan bahwa bebatuan luar angkasa yang diberi kode 2018VP1, sedang melesat menuju Bumi dengan kecepatan 25.000 mil per jam. Diperkirakan akan menghantam Bumi pada 2 November, sehari sebelum pemilu presiden AS pada 3 November.

Neil deGrasse Tyson telah mengumumkan hasil pemantauannya lewat akun Instagram dan Twitter : Sebuah asteroid berukuran sebesar kulkas dengan kode 2018VP1 sedang melesat ke arah Bumi dengan kecepatan lebih dari 40.000 kilometer per jam.

Namun, asteroid ini tidak akan membuat kita semua tidur enak makan dan tidur, karena ia belum cukup besar untuk menimbulkan bahaya.

Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA) sebelumnya telah menetapkan bahwa asteroid itu melesat menuju Bumi, tetapi probabilitas untuk menghantam Bumi kurang dari 1%.

NASA menyebutkan : Saat ini, asteroid tersebut hanya memiliki peluang sebesar 0.41% untuk memasuki atmosfer Bumi. Bahkan jika ia sampai memasuki atmosfer bumi, ia akan menjadi remuk akibat gesekan dan ukurannya yang sangat kecil.  (Sin/asr)

Share
Tag: Kategori: SAINS SAINS NEWS

Video Popular