Li Yun/Li Quan

Presiden AS Donald Trump menyampaikan pidato virtual kepada Klub Ekonomi New York di Rose Garden Gedung Putih pada 14 Oktober 2020. Dalam pidatonya, ia menekankan bahwa sebelum virus Komunis Tiongkok merebak, perekonomian AS sangat baik.

Trump mengatakan  dalam tiga tahun pertama pemerintahannya, pendapatan riil keluarga Amerika telah meningkat sebesar US $ 6.000, lebih dari lima kali lipat total peningkatan pendapatan dari pemerintahan sebelumnya. 

Trump berkata : “Upah pekerja kerah biru telah meningkat paling cepat. Tingkat pengangguran Afrika-Amerika, Hispanik, dan Asia-Amerika semuanya telah mencapai tingkat terendah yang pernah ada.”

Pada saat yang sama, Presiden Trump menegaskan kembali: “Tiongkok (Komunis Tiongkok) telah merilis virus ke dunia, dan hanya pemerintahan Trump yang dapat meminta pertanggungjawaban Tiongkok (Komunis Tiongkok).” 

Trump menegaskan pemerintahannya akan membuat Amerika Serikat menjadi kekuatan manufaktur di dunia dan sepenuhnya mengakhiri ketergantungan kami pada Tiongkok(Komunis Tiongkok).”

Trump juga berbicara tentang tanggapannya terhadap wabah itu. Dia berkata: “Ketika virus Tiongkok (virus Komunis Tiongkok) tiba, kami meluncurkan mobilisasi terbesar sejak Perang Dunia II. Dibandingkan dengan perkiraan terbesar di musim semi, kami bersikap positif dan harmonis. Tindakan awal menyelamatkan hingga 2 juta nyawa. “

Dia mengatakan bahwa di bawah dorongan “Rencana Tindakan Cepat”, AS diharapkan untuk memberikan setidaknya 100 juta dosis vaksin pada akhir tahun dan dengan cepat meningkatkan pengiriman ratusan juta dosis. 

Trump berkata : “Terapi perintis kami telah sangat meningkatkan pengobatan pasien lansia, tetapi saya tidak akan beristirahat di sini. Saya tidak akan rileks sampai semua lansia Amerika aman. Itu adalah tanggung jawab suci saya.”

Wabah virus Komunis Tiongkok meletus di Wuhan, Provinsi Hubei pada Desember tahun lalu Saat Beijing menyembunyikan berita itu, wabah  menyebar ke seluruh dunia. Hal tersebut telah menyebabkan kerusakan besar pada kesehatan, kehidupan, ekonomi, politik, dan budaya masyarakat di berbagai negara.

Presiden Trump telah berulang kali mengkritik Komunis Tiongkok karena menyembunyikan kebenaran tentang epidemi yang menyebabkan krisis global, dan serangan terburuk di Amerika Serikat lebih serius daripada serangan Jepang di Pearl Harbor, serangan teroris 11 September, dan Perang Vietnam. Trump berjanji untuk meminta pertanggungjawaban Komunis Tiongkok atas penyebaran epidemi. 

Trump mentweet pada 13 Mei 2020 bahwa berurusan dengan Komunis Tiongkok adalah hal yang sangat mahal. Bahkan jika seratus perjanjian perdagangan ditandatangani, itu tidak akan menebus semua kerugian dan nyawa tak berdosa yang hilang.

Pada 21 September 2020, anggota Republik dari Komite Urusan Luar Negeri Dewan Perwakilan AS merilis laporan investigasi tentang virus Komunis Tiongkok, menuduh Komunis Tiongkok sengaja menutupi epidemi. Selain itu, menuduh Organisasi Kesehatan Dunia gagal melakukan tugasnya sebagai pemeriksaan kesehatan global.

Laporan 96 halaman ini, selain memperbarui waktu kejadian lebih dari 9 bulan setelah wabah, juga memberikan bukti baru bahwa pemerintah Komunis Tiongkok telah menyembunyikan epidemi dan tanggapan WHO terhadap penyelidikan tersebut.

Laporan investigasi Komite Urusan Luar Negeri DPR AS menyebutkan, singkatnya, jika Komunis Tiongkok bertindak secara transparan dan bertanggung jawab. Pandemi global virus Komunis Tiongkok dapat dihindari.

Pada hari yang sama, Trump secara terbuka menargetkan Xi Jinping, pemimpin tertinggi Komunis Tiongkok, dalam sebuah wawancara media. 

Trump berkata : “Setiap kali saya berbicara tentang epidemi, saya sangat marah kepadanya. Mereka dapat dengan mudah mengendalikan epidemi, tetapi mereka gagal melakukannya, menyebabkan banyak negara menderita akibat yang menyakitkan.”

Pada 2 Oktober 2020, Trump dan ibu negara juga didiagnosis dengan virus Komunis Tiongkok dan pulih dengan cepat. Pada 7 Oktober, dia memposting video di Gedung Putih sekali lagi menyebutkan bahwa Komunis Tiongkok sendiri yang menyebabkan wabah besar di Amerika Serikat, dan menegaskan bahwa Komunis Tiongkok harus bertanggung jawab atas wabah tersebut. Tiongkok akan akan membayar harganya yang sangat mahal.’

Menteri Luar Negeri AS Pompeo juga menyatakan dalam sebuah wawancara dengan media pada 9 Oktober 2020, bahwa Komunis Tiongkok bertanggung jawab langsung atas pandemi, karena mereka memilih untuk menutupi kebenaran dan mengadopsi rezim otoriter untuk menyembunyikan informasi dari dunia. (Hui)

Video Rekomendasi :

 

Share

Video Popular