Erabaru.net. Seorang wanita berusia 23 tahun meninggal dalam prosedur operasi kosmetik yang dilakukan oleh seorang ahli kecantikan tanpa izin di Kuala Lumpur, Malaysia. Dia melakukan sedot lemak di lengannya sebagai persiapan untuk pernikahannya.

Menurut Sin Chew Daily, Coco Siew Zhi Shing pulang ke Malaysia untuk melakukan sedot lemak di lengannya, sebagai persiapan untuk pernikahannya tahun depan.

(Foto: Coco Siew/Facebook)

Dia akan menikah dengan pacar dari Afrika Selatan. Kakaknya mengatakan bahwa Siew telah menemukan salon kecantikan di internet yang dapat melakukan prosedur bedah seharga RM 2.500 (sekitar Rp 8,8 juta).

Dia pergi dengan seorang teman dekatnya ke klinik kecantikan untuk janji temu pukul 14:30 pada hari Sabtu, 17 Oktober.

Setelah tiba, dia diberi suntikan anestesi. Setengah jam selama prosedur, teman yang menemani Siew memperhatikan bahwa ahli bedah mulai panik. Merasa ada yang salah, teman Siew memanggil ambulans dan segera membawa Siew ke rumah sakit. Sayangnya, bahkan ketika petugas medis mencoba untuk menghidupkannya kembali, dia dinyatakan meninggal pada pukul 17:00.

(Foto : China Press)

Setelah mengetahui kejadian malang tersebut, keluarga Siew segera mengajukan laporan ke polisi terhadap salon kecantikan dan praktisi medis tidak berlisensi tersebut.

Kakak laki-laki Siew mengatakan, meskipun mereka ditangkap, praktisi medis berusia 23 tahun itu masih bisa mengunjungi kliennya pada Sabtu malam setelah mendengar bahwa Siew meninggal.

“Dalam interogasi berulang kali, penanggung jawab salon kecantikan mengungkapkan bahwa salonnya tidak memiliki izin klinik estetika. Tempat itu beroperasi dengan izin salon kecantikan biasa, dan dokter estetika, seperti pengakuannya, yang melakukan operasi pada adik perempuan saya juga tidak memiliki izin medis estetika profesional, ”katanya.

(Foto: Facebook)

Dia juga menyebutkan kepada China Press bahwa setelah kematian adiknya, dia melakukan pemeriksaan latar belakang di salon dan menemukan bahwa salon itu terdaftar sebagai grosir produk kecantikan di bawah Companies Commission of Malaysia (CCM). Dia sadar bahwa salon itu melakukan operasi kecantikan dan kosmetik ilegal.

“Saya berharap pengalaman adik perempuan saya akan menjadi peringatan bagi remaja putri lainnya agar tragedi seperti ini tidak terjadi lagi,” katanya.

Kakak Siew menambahkan bahwa adiknya selalu dalam keadaan sehat karena dia adalah seorang model profesional.

Siew mulai menjadi model saat berusia 16 tahun dan menjadi pemenang di Asia New Star Model Contest di Petaling Jaya, Kuala Lumpur pada tahun 2013 .

(Foto: Citizens Journal)

Seorang pengguna Facebook bernama Ke Xin, yang merupakan teman dekat Siew, menulis tugu peringatan online untuknya, dan itu langsung dibagikan lebih dari 24.000 kali.

“Untuk para gadis yang suka mengejar kesempurnaan, saya harap Anda lebih berhati-hati dan bertanggung jawab dalam memilih klinik. Kami semua menyesal ini terjadi pada orang baik seperti dia. Orang yang melakukan ini padanya akan bertanggung jawab atas tindakannya, ”tambah Ke Xin.

 

https://www.facebook.com/ke.xin.750/posts/3354778921278417

 

Hasil otopsi Siew masih belum diketahui, dan hingga saat ini, salon tak berizin tersebut masih dalam penyelidikan.

Menurut China Press, ahli kecantikan tanpa izin yang bertanggung jawab telah menghapus semua akun media sosialnya. Dia masih belum meminta maaf kepada keluarga atas kesalahan yang telah dilakukannya.

Kakak Siew mengaku pernah melihat akun Facebook dan Instagram salon tersebut sebelum dihapus dan mengetahui bahwa wanita lain pernah menjalani operasi di sana sebelumnya. Salon kecantikan pertama kali dibuka di Kuantan, Pahang, pada 2012 lalu, lalu pindah ke Selangor, Malaysia, pada 2018.

Dia ingat membaca dari pesan yang dikirim salon pada adikya bahwa salon itu populer, dan dia mengalami masalah saat membuat janji karena jadwalnya selalu penuh, dan slot yang tersedia terbatas.

Di situs webnya, mereka juga menawarkan layanan lain dan prosedur pembedahan lain yang hanya dapat dilakukan oleh seorang praktisi medis profesional dan berlisensi. Harganya berkisar dari Rp 5 juta – Rp 23 juta. (yn)

Sumber: goodtimes

Video Rekomendasi:

Share
Tag: Kategori: SERBA SERBI

Video Popular