VOA News

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dan pemerintah Azerbaijan serta Armenia mengatakan dalam pernyataan bersama bahwa gencatan senjata dijadwalkan akan berlaku pada pukul 08.00 pagi waktu setempat pada tanggal 26 Oktober 2020. 

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menulis di Twitter, “Selamat kepada Perdana Menteri Armenia Nicole Pashinyan dan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev. Mereka baru saja setuju untuk mematuhi perjanjian gencatan senjata, yang akan berlaku tengah malam. Banyak nyawa orang akan diselamatkan. “

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Pompeo bertemu dengan menteri luar negeri Armenia dan Azerbaijan di Washington pada hari Jumat 23 Oktober 2020.

Turut hadir dalam pertemuan  adalah co-chair OSCE Minsk Group, yang didirikan untuk menengahi konflik dan dipimpin oleh Prancis, Rusia, dan Amerika Serikat.

Kelompok tersebut menggambarkan pertemuan  sebagai “diskusi intensif” tentang gencatan senjata dan memulai negosiasi tentang elemen inti dari penyelesaian yang komprehensif.

Minsk Group menyatakan bahwa wakil ketua dan menteri luar negerinya setuju untuk bertemu lagi di Jenewa pada 29 Oktober 2020.

Tetapi pertempuran baru yang pecah pada hari Minggu 25 Oktober dan kegagalan dua perjanjian gencatan senjata sebelumnya yang dimediasi oleh Rusia telah menimbulkan pertanyaan tentang prospek upaya baru ini untuk mengakhiri konflik Nagorno-Karabakh. 

Nagorno Karabakh adalah bagian dari Azerbaijan dan dihuni serta dikendalikan oleh orang Armenia.

Pertempuran memperebutkan wilayah sengketa yang meletus pada 27 September ini telah mencapai tingkat terparah sejak tahun 1990-an, ketika sekitar 30.000 orang tewas. (hui)

Editor yang bertanggung jawab: Ye Ziwei #

Video Rekomendasi :

 

Share

Video Popular