Zhong Gusheng /Mei Lan

Setelah heboh skandal “hard drive” yang membara, kandidat Partai Demokrat dari Amerika Serikat Biden menurun pamornya. Ada yang unik pasca kejadian skandal itu. Menurut laporan media Amerika Serikat, sekelompok penyihir terhubung di media sosial online, mengklaim “bertindak” sebelum pemilihan dan akan mengalahkan kandidat yang saat ini menjabat Presiden Amerika Serikat yakni Donald Trump. Mereka mengaku telah “mengutuk” Trump berkali-kali.

Menurut versi AOL dari “The US Sun” dari British “The Sun”, ribuan penyihir di internet terhubung dengan hashtag #BindTrump (Bundled with Trump) dan #MagicResistance. Serangan mantra skala besar yang disebut “Blue Wave” diluncurkan pada 31 Oktober dan 2 November untuk mengalahkan Trump.

Di Amerika Serikat, “gelombang biru” biasanya melambangkan Partai Demokrat memenangkan pemilihan. Dalam pemilu kali ini, Partai Demokrat juga mengedepankan slogan “Gelombang Biru”, mengklaim memenangkan Gedung Putih dan kemudian menguasai Senat dan DPR.

Para penyihir yang “mengutuk”, mengklaim bahwa akan ada dua hari bulan purnama di bulan ini, yang akan memberi mereka “kekuatan ekstra”.

Grup Facebook Penyihir yang digabungkan dengan 6.100 anggota mengklaim telah “mengutuk” melawan Trump pada debat presiden pada tanggal 22 Oktober 2020 lalu. Namun Trump tidak menunjukkan kelainan apapun di podium pada hari itu.

Beberapa penyihir juga mengklaim bahwa terinfeksimnya Trump dengan virus Komunis Tiongkok adalah hasil dari “mantra” mereka. Namun, setelah Trump didiagnosis pada awal bulan, dia kembali ke Gedung Putih hanya tiga hari setelah dirawat di rumah sakit, dan menggelar drama “Return of the King”.

Ada juga beberapa penyihir yang mengklaim bahwa ketika Trump diselidiki untuk dakwaan tahun lalu, mereka juga secara kolektif “mengutuk” dia untuk mundur, tetapi mereka tidak berhasil.

Berbeda sekali dengan sikap para penyihir yang “mengutuk” Trump, pada bulan Juni lalu, Carlo Maria Viganò, mantan Uskup Agung Katolik di Amerika Serikat, menulis kepada Trump dengan menunjukkan bahwa di dunia saat ini, yang baik dan jahat, cahaya dan kegelapan berada dalam pertarungan hidup-mati, dan mereka menyatakan niat mereka untuk bertarung bersama Trump. (hui)

Share

Video Popular