Paula Liu

Direktur Organisasi Kesehatan Dunia Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan ia menjalani karantina mandiri  setelah  kontak dengan seseorang yang diuji positif COVID-19, penyakit yang disebabkan virus Partai Komunis Tiongkok.

Tedros Adhanom Ghebreyesus membuat pengumuman itu dalam sebuah posting di Twitter pada Minggu.

“Saya telah diidentifikasi sebagai seorang kontak dari seseorang yang dinyatakan positif #COVID19,” tulis Tedros Adhanom Ghebreyesus.

“Saya baik-baik saja dan tanpa gejala tetapi akan menjalani swa-karantina selama beberapa hari mendatang, sejalan dengan protokol @WHO, dan bekerja dari rumah.” 

Dalam tweet tindak-lanjut, ia mendesak pentingnya mengikuti dan mematuhi pedoman kesehatan, menambahkan, “Beginilah cara kita memutus rantai penularan #COVID19, menekan virus tersebut, dan melindungi sistem kesehatan.”

Ia mengatakan bahwa ia dan rekan-rekannya di WHO akan “terus berhubungan dengan mitra dalam solidaritas untuk menyelamatkan nyawa dan melindungi yang rentan. Bersama-sama!”

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) atau Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, orang yang telah melakukan kontak dengan seseorang yang dinyatakan positif menderita virus Partai Komunis Tiongkok atau coronavirus dan tidak menderita gejala, seharusnya melakukan swa-karantina selama 14 hari sejak ia terpapar untuk memastikan orang yang berhubungan dengan orang yang teruji positif tidak akan jatuh sakit atau menularkan virus tersebut ke orang lain.

“Potensi pemaparan terakhir awalnya akan ditentukan oleh penyelidik kasus,” kata Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.

Orang tersebut juga harus memantau dirinya sendiri untuk setiap gejala yang mungkin muncul dan tidak melakukan kontak dengan siapa pun yang mungkin dianggap berisiko tinggi terkena virus Partai Komunis Tiongkok, seperti orang tua dan orang yang menderita penyakit.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit menyatakan bahwa menjalani swa-karantina akan mencegah penularan virus ke orang lain dan “adalah sangat penting untuk keberhasilan penyelidikan kasus dan upaya pelacakan kontak.” (vv)

Video Rekomendasi :

 

Share

Video Popular