Erabaru.net. Sebuah klub sepak bola Skotlandia mungkin menyesali keputusannya untuk mengganti juru kamera manusia dengan sistem kamera yang dioperasikan oleh AI (kecerdasan buatan), setelah terus salah mengira kepala hakim garis sebagai bola, sehingga membuat jengkel penonton televisi.

Bulan lalu Klub Sepak Bola Inverness Caledonian Thistle, juga dikenal sebagai Caley Thistle atau Caley Jags, yang berkompetisi di liga kedua dari Liga Sepak Bola Profesional Skotlandia, dengan bangga mengumumkan bahwa mereka telah memasang sistem kamera Pixellot bertenaga AI di Caledonian Stadiun.

Sistem ini dirancang untuk menggantikan juru kamera manusia dengan kamera yang dikendalikan oleh kecerdasan buatan yang dirancang untuk mengikuti alur bola di lapangan.

Rencana untuk mengotomatiskan siaran langsung pertandingan kandangnya itu malah mengundang kekecewaan para penonton di rumah, ketika Pixellot itu tidak bekerja dengan semestinya dengan terus-menerus salah mengira kepala hakim garis yang botak sebagai bola selama pertandingan dengan Ayr United.

Menurut situs berita sepak bola ThickAccent, kamera terus salah mengira kepala botak hakim garis sebagai bola, dan penonton bukan diberi sajian pertandingan sepak bola tapi hakim garis sebagai gantinya.

Penggemar yang menonton pertandingan di rumah turun ke media sosial untuk menyatakan kekecewaannya bahwa kamera terus fokus mengikuti hakim garis alih-alih permainan yang sebenarnya, yang membuat mereka kehilangan sebagian besar aksi idolanya, dan bahkan salah satu dari dua gol yang dicetak pada malam itu.

Inverness Caledonian Thistle tidak mempekerjakan juru kamera karena kamera mereka diprogram untuk mengikuti bola sepanjang pertandingan.

“Komentator harus meminta maaf hari ini karena kamera terus salah mengira kepala hakim garis sebagai bola… ”pengguna Twitter Tom Cox menulis.

“Semuanya mengerikan. Ini pertandingan sepak bola akhir pekan lalu yang hancur setelah juru kamera AI terus salah mengira kepala hakim garis sebagai bola, “James Felton memberi judul video tentang kejadian lucu itu.

“Sistem Pixellot menggunakan kamera dengan teknologi pelacakan bola AI built-in untuk menghasilkan rekaman HD langsung dari semua pertandingan kandang SPFL Championship di Caledonian Stadiun,” pengumuman dari Inverness.

Namun, kesalahan minggu lalu membuktikan bahwa meskipun AI telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, itu jauh dari sempurna.

Setelah berita dan rekaman kesalahan lucu Pixellot menjadi viral online, orang-orang menyarankan agar Inverness memberikan topi atau rambut palsu kepada hakim garis dan pemain botak untuk menghindari masalah seperti itu di masa depan. (yn)

Sumber: odditycentral

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular