oleh Zhang Ting

Sebanyak 39 orang anggota Kongres AS dari Partai Republik menandatangani surat yang ditujukan kepada Jaksa Agung AS William Barr, memintanya untuk memulai penyelidikan formal atas tuduhan penipuan suara perhitungan dalam pemilu untuk memastikan adanya keadilan dalam pemilihan presiden Amerika Serikat.

Surat yang dirancang oleh anggota Dewan Perwakilan dari Partai Republik yang mewakili distrik Arizona Andy Biggs dan Dewan Perwakilan dari Partai Republik yang mewakili Texas Michael Cloud, dan diikuti oleh banyak anggota kongres. Claude mengatakan bahwa tuduhan pelanggaran dalam penghitungan suara harus menjadi perhatian semua orang, dan Kementerian Kehakiman harus menggunakan sumber dayanya untuk memastikan bahwa proses pemilihan dilakukan secara legal.

Jim Banks, anggota Dewan Perwakilan dari Partai Republik yang ikut menandatangani surat, menulis melalui Twitter pada Sabtu (7/11) pesannya : Saya ikut bergabung dengan 38 orang rekan saya untuk menyampaikan kepada Menteri Kehakiman William Barr, memintanya untuk menyelidiki tuduhan penipuan suara pada pilpres untuk memastikan bahwa hanya suara yang sah yang dihitung dalam pemilihan ini”.

Jim Banks juga melampirkan surat yang ditujukan kepada Barr dalam tweetnya. Dia mengungkapkan bahwa hal ini untuk memungkinkan warga Amerika memiliki kepercayaan terhadap legitimasi hasil pemilu.

Dalam surat kepada William Barr itu, para anggota parlemen menyebutkan bahwa meskipun setiap negara bagian bertanggung jawab terhadap proses pemilihan negara bagiannya sendiri, Namun Kementerian Kehakiman AS pada akhirnya bertanggung jawab atas integritas dari pemilihan federal.

Dengan meluasnya pelaporan pelanggaran (pemilu), terutama pelanggaran selama proses penghitungan suara, inilah saatnya bagi Anda (Barr) untuk menggunakan sumber daya Kementerian Kehakiman untuk memastikan bahwa proses pilpres berjalan sesuai dengan undang-undang negara bagian dan federal. Hal yang sama pentingnya adalah proses ini harus benar-benar transparan sehingga rakyat Amerika memiliki kepercayaan penuh terhadap hasilnya.

Dalam surat juga disebutkan bahwa tanggung jawab Kementerian Kehakiman adalah memastikan bahwa hak suara itu sakral.

Dengan demikian berarti memberi kepastian tidak ada suara pemilih mengalami perubahan nilai gegara disalahgunakan. Selain itu, perintah yudisial harus ditaati, dan pengawas (perhitungan suara) harus bisa mengamati penghitungan.

Mengingat hal ini, kami meminta jawaban langsung atas pertanyaan berikut : Apa yang Anda lakukan sekarang untuk memastikan keadilan proses pemungutan suara dan penghitungannya ? Apakah Anda berkomitmen untuk menggunakan semua sumber daya yang Anda miliki untuk memastikan bahwa hanya suara sah yang dihitung dan segera menghitung suara secara transparan sepenuhnya ? Demikian para anggota parlemen bertanya kepada Barr dalam surat itu.

Presiden Trump telah berulang kali mengklaim bahwa para anggota Partai Demokrat melakukan penipuan berskala besar dan mencuri suara pemilu.

Presiden Trump mengeluarkan pernyataan pada hari Sabtu yang menyebutkan bahwa gugatan sedang berlangsung dan pemilu masih jauh dari selesai. Yang menentukan pemenangnya adalah suara yang sah, bukan berita di media. (sin)

Video Rekomendasi :

 

Share

Video Popular