oleh Zhang Ting

Negara bagian Pennsylvania, Michigan dan lainnya menorehkan sejarah penipuan pemilu di Amerika Serikat. Banyak kejadian aneh yang menyebabkan para pemilih mempertanyakan soal keadilan pemilu

Eric Eggers, Direktur Government Accountability Institute (GAI ), sebuah tink tank Amerika Serikat diwawancarai ‘Breitbart News Daily’. Menurut  Eric Eggers, negara bagian Pennsylvania, Michigan dan lainnya memiliki sejarah penipuan pemilu. Sejumlah fenomena aneh juga muncul dalam pemilihan presiden Amerika Serikat kali ini yang menyebabkan para pemilih mempertanyakan soal keadilan pemilu.

Eric Eggers adalah penulis buku ‘Fraud : How the Left Plans to Steal the Next Election’ atau Penipuan : Bagaimana Rencana Golongan Kiri Mencuri Hasil Pemilu Berikutnya.  Eric Eggers menilai kekhawatiran pemilih Amerika Serikat sedang meningkat karena Tim kampanye Trump menuduh Michigan dan Pennsylvania yang memiliki sejarah penipuan pemilu kembali melakukan penipuan pemilu.

Eggers mengatakan, “Ketika Anda memperhatikan negara bagian seperti Michigan dan Pennsylvania, Anda akan melihat beberapa fenomena aneh berdasarkan pola suara yang masuk. Hal yang sama terjadi di Wisconsin dan negara bagian lain. Catatan sejarah negara-negara bagian ini menunjukkan masalah dalam menangani surat suara yang dikirim dalam jumlah besar dan penipuan hasil pemilu lewat sistem. Inilah sebabnya mengapa orang-orang mempertanyakan keadilan pemilu ini.”

Sengketa hukum dalam pemilihan umum ini bisa berlangsung berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan

Meskipun media arus utama Amerika Serikat buru-buru mengumumkan bahwa Joe Biden dan Senator Kamala Harris dari Partai Demokrat adalah pemenang pilpres dan wakilnya, namun Eggers percaya bahwa pemilihan kontroversial dalam sejarah baru-baru ini menunjukkan bahwa perselisihan hukum antara Trump dan Biden dapat berlangsung sampai berminggu-minggu atau berbulan-bulan.

Kecuali pemilihan umum 2020, pemilihan umum kontroversial terakhir terjadi pada tahun 2000. Saat itu, George W. Bush dan Al Gore juga sempat berselisih hasil pemilu, bahkan kasusnya sampai dibawa ke Mahkamah Agung.

Menurut Eric Eggers, pada minggu keenam setelah pemilu tahun 2000, Al Gore menyerah kalah. Eggers mengatakan bahwa bukankah pada saat itu semua orang hanya bertindak sebagai penonton ? Artinya ada banyak pertempuran di pengadilan dan banyak hal berbeda yang terjadi.

“GAI sedang menganalisis apa yang harus mulai dilakukan oleh orang Amerika untuk menemukan kecurangan dan celah dalam sistem pemilu. Beberapa masalah telah dituduhkan oleh Tim kampanye Trump,” kata Eggers.

Pengacara pribadi Presiden Trump yang juga mantan Walikota New York, Rudy Giuliani mengatakan pada 7 November bahwa, setidaknya 600.000 suara dalam pemilihan presiden Amerika Serikat tergolong bermasalah. Presiden Trump jelas tidak akan mengalah.

Menurut Tim kampanye Trump, banyak suara di Nevada tidak dihitung dengan benar. Eggers  menyebut permasalahan ini sebagai contoh pelanggaran bukanlah konspirasi.

Ada banyak kasus penipuan yang tercatat di Pennsylvania dan Michigan

Eggers menyebutkan bahwa ada banyak kasus kecurangan pemilu yang tercatat di Pennsylvania dan Michigan. Menurut Eric Eggers, 4 tahun silam, Pedro Cortez seorang pejabat tinggi yang menangani pemilu Pennsylvania diam-diam mengundurkan diri setelah pemilu. 

Belakangan e-mail yang diperoleh oleh ‘Pittsburgh Post-Gazette’ menunjukkan bahwa Pedro Cortez sebenarnya dipecat oleh gubernur negara bagian karena ia mengizinkan “kesalahan kecil” dalam sistem penghitungan suara yang menjadi tanggung jawabnya. “Kesalahan kecil” inilah yang memberi kemungkinan kepada pemilih ilegal untuk ikut memilih.

Tahun ini, seorang hakim pemilu di Philadelphia ditangkap karena terlibat penipuan pemilu. Hakim tersebut telah “dibeli” oleh aktivis politik. 

Negara bagian Michigan secara aktif mengirimkan formulir permohonan surat suara kepada semua orang yang tidak hadir, bahkan di wilayah utama tertentu muncul lebih banyak pemilih terdaftar daripada pemilih sah.  Kasus yang sama terjadi di kota Detroit. Detroit sebelumnya telah dituduh melakukan penipuan pemilu oleh pejabat pemilihan.

Eric Eggers menilai, voting lewat surat adalah bentuk penipuan voting yang paling dicurigai sampai saat ini. (sin)

Video Rekomendasi :

Share

Video Popular