Erabaru.net. Para ahli di Chili terkejut setelah mereka menemukan 17 bangkai hiu tanpa kepala dan ekor di sebuah pantai bersama dengan tumpukan sampah.

Hiu yang telah diidentifikasi sebagai hiu mako sirip pendek ini ditemukan di kota pelabuhan Antofagasta, Chili.

Berita itu dipublikasikan pada 9 November 2020, setelah sebuah video dibagikan kepada publik.

Sekretaris Menteri Lingkungan Hidup Antofagasta Rafael Castro merilis berita tersebut kepada publik bersama dengan sebuah video.

Dalam video tersebut terlihat hiu-hiu tersebut berserakan di atas kantong plastik, ban, dan sampah lainnya.

Carlos Bustamante, seorang profesor, mengatakan hiu dan ekornya memiliki nilai jual yang tinggi di pasar.

Membuang bangkai hiu di depan umum adalah ilegal di Chili.

Hiu yang ditemukan di tempat kejadian belum sepenuhnya dewasa dan masih dalam pertumbuhan.

Carlos melanjutkan dengan mengatakan bahwa dia bingung mengapa makhluk itu dibuang.

Pihak berwenang berusaha untuk mencari tahu siapa yang melakukan kejahatan mengerikan di daerah tersebut.

Nelayan lokal diyakini telah melakukan tindakan yang mengerikan itu.

Sampel hiu telah diambil untuk melacak orang-orang yang berada di balik semua itu.

Carlos menyebut tempat pembuangan sampah ilegal di pantai sebagai bencana lingkungan.

Hiu mako sirip pendek biasanya dibunuh dan diburu untuk diambil dagingnya.

Hiu mako sirip pendek adalah salah satu ikan perenang tercepat di laut di seluruh planet kita.

Mereka masih bisa lebih besar lagi dan kuat. Mereka mampu melakukan lompatan akrobatik dari air.

Hiu ini terdaftar sebagai terancam punah oleh International Union for Conservation of Nature dalam Daftar Merah Spesies Terancam Punah.(yn)

Sumber: allindiaroundup

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular