oleh Zhang Ruizhen

Dewan Perwakilan Pennsylvania pada awalnya telah menjadwalkan dengar pendapat tentang sistem pemungutan suara Dominion pada 19 November 2020 malam. Agendanya untuk meminta penanggung jawab perusahaan membuat jawaban atas tuduhan penipuan pemilu yang diajukan oleh tim Trump. Namun, Dominion tiba-tiba membatalkan kesediaan hadirnya pada menit-menit terakhir. Selain itu, Sidney Powell, pengacara tim Trump juga mengungkapkan bahwa Dominion diam-diam telah menarik diri dari kantor pusatnya di Kanada dan Amerika Serikat. Keanehan tersebut patut dipertanyakan

Dalam konferensi pers yang digelar dadakan oleh anggota Dewan Perwakilan Pennsylvania, dijelaskan bahwa Dominion yang telah berjanji untuk menghadiri dengar pendapat negara bagian itu pada 19 November 2020 untuk mengklarifikasi rumor tentang kecurangan pemilu, tetapi tiba-tiba berubah pikiran pada menit-menit terakhir.

Seth Grove, Ketua Komite Pengawas Pemerintah Negara Bagian Dewan Perwakilan Pennsylvania mengatakan : “Mengapa pemasok barang untuk kepentingan publik takut untuk membahas produk yang mereka jual kepada publik ?” 

Seth Grove menuturkan, Jika produk Dominion adalah produk yang berhasil dan berjalan dengan baik, mengapa Dominion tidak menggunakan kesempatan ini untuk membiarkan publik mengomentari kesuksesan mereka ? Seberapa sulit untuk menunjukkan bahwa mesin pemungutan suara buatan mereka itu 100% akurat sebagaimana yang mereka janjikan ? Jika mereka tidak menyembunyikan apapun, mengapa mereka harus bersembunyi, takut bertemu kami ?”

Seth Grove yang merupakan anggota Dewan Perwakilan dari Partai Republik sangat menyesalkan dengan ketidakhadiran wakil dari Dominion dalam Sidang Dengar Pendapat yang sudah disepakati. Ia dan Dawn Keefer, anggota Dewan Perwakilan lainnya menyebutkan bahwa di Pennsylvania ada 14 kabupaten dan 1,3 juta orang pemilih yang menggunakan sistem pemungutan suara Dominion dalam pemilihan AS, merupakan 19% dari jumlah pemilih Negara Bagian Pennsylvania. Jika perusahaan pemasok mesin pemungutan suara ini bersedia hadir ke persidangan untuk menjawab pertanyaan dan mengklarifikasi rumor, ini adalah kesempatan emas bagi mereka untuk membersihkan diri dari tuduhan.

Dalam konferensi pers tim pengacara Trump pada 19 November, pengacara Sidney Powell mengatakan bahwa terdapat 2 “pintu belakang” yang dipasang pada perangkat lunak Dominion untuk melakukan penipu suara pemilu : Satu adalah langsung menghapus suara yang memilih Trump, seperti halnya menghapus file komputer. Cara kedua adalah mentransfer sejumlah besar suara Trump ke Biden. Tim pengacara Trump menyatakan bahwa, mereka sudah memiliki sejumlah besar bukti antara lain saksi mata, keterangan tersumpah dan benda lainnya yang membuktikan bahwa pemilu itu, adalah sebuah penipuan besar-besaran dan melibatkan kekuatan asing. 

Sidney Powell menuturkan, Kantor Dominion tiba-tiba ditutup dan pindah dari Kota Toronto, Kanada. Kantor operasi mereka di Denver, AS yang menggunakan alamat kantor perusahaan George Soros juga tiba-tiba ditutup dan pindah entah ke mana ? Adapun, Karyawan mereka yang berjumlah lebih dari 100 orang secara serentak menarik diri dari akun Linkedln dan menghilangkan semua jejak hubungannya dengan perusahaan Dominion. 

Dalam sebuah program radio yang dibawakan oleh Glenn Beck pada 20 November, Pengacara Sidney Powell terus mengungkapkan bahwa cukup aneh dan patut dicurigai mengapa Dominion tiba-tiba menutup kantornya di Kanada dan Amerika Serikat ? Dan, lebih dari 100 orang karyawan mereka serentak menutup akunnya di situs jejaring sosial LinkedIn ? Menghilangkan jejak hubungan mereka dengan Dominion ?  (sin)

Video Rekomendasi :

Share

Video Popular