Senat Pennsylvania mengadakan audiensi publik tentang kecurangan pemilu di Gettysburg  pada 25 November. Beberapa saksi mengungkapkan fakta kecurangan pemilu di Pennsylvania. Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga berpartisipasi dalam pertemuan tersebut melalui telepon

NTDTV.com

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam acara audiensi publik  itu, menyatakan bahwa telah terjadi kecurangan dalam pemilihan umum di negara-negara bagian utama seperti Pennsylvania. Trump juga mengejek bahwa Partai Demokrat tidak menyangka dia mendapatkan jumlah suara yang begitu tinggi. Menurut Trump, mereka menginjak akselerator yang salah.

Senator Pennsylvania yang memimpin sidang audiensi  tersebut mengatakan bahwa ini akan menjadi sidang yang paling penting di Pennsylvania dalam 100 tahun. Presiden Trump “tidak disengaja” memberikan pidato pada sidang itu. Publik menanggapi dengan antusias, berdiri dan bertepuk tangan untuk Trump, dan meneriakkan slogan rapat umum “Trump, Trump” secara serentak.

Trump berbicara di telepon selama hampir 10 menit. Pertama-tama Trump mengucapkan terima kasih kepada semua pernyataan tertulis yang ditandatangani dan semua pembicara di tempat acara. 

“Sangat menyedihkan bahwa orang-orang telah dirusak dalam pemilihan ini, dan kami tidak dapat membiarkan ini terjadi,”kata Trump.

Trump mengatakan bahwa program yang dia dengarkan mengatakan bahwa tidak mungkin Trump kalah dalam pemilu. Lihat reli Trump di Pennsylvania sebelum pemungutan suara, begitu banyak orang yang hadir.

Trump menyebutkan bahwa pengawas Partai Republik di Pennsylvania dipersulit oleh pejabat pemilihan lokal. Pejabat lokal mencegah mereka memasuki tempat perhitungan suara. Jika mereka diberi perintah pengadilan, mereka harus diizinkan memasuki ruang hitung dan harus memantau mereka dari kejauhan seperti menonton pertandingan bisbol. 

Pada sidang tersebut, pengawas pemilu Justin Qweder dan Kim Peterson menyatakan bahwa mereka ditempatkan  “10 kaki hingga 200 kaki atau lebih” dari tempat kejadian, tetapi mereka masih menemukan banyak pelanggaran peraturan daerah.

“Kami memenangkan pemilihan dengan 74 juta suara. Jika Anda berbicara tentang 74 juta suara sebelum pemilihan, setiap profesional di industri ini akan mengatakan tidak mungkin,” kata Trump.

“Kami sekarang memiliki 11 juta lebih banyak suara daripada empat tahun lalu pada tahun 2016. Kami memiliki suara lebih banyak daripada yang dimenangkan Presiden Ronald Reagan di 49 negara bagian. Tidak ada yang mengira kami akan melakukan ini bisa kalah,” tambah Trump.

Trump  menyarankan agar publik melihat angka-angka setelah jam 10 malam pada malam pemilihan tanggal 3 November lalu. Ketika semua orang mengira bahwa pemilihan sebenarnya sudah berakhir, sesuatu yang sangat aneh terjadi tiba-tiba yakni jumlah suara Trump terus-menerus terkejar oleh Biden, bahkan dilampaui di beberapa negara bagian utama.

Misalnya, Trump mengutip Wayne County, Michigan, tempat Detroit berada. Dua anggota Komite Pemilihan dari Partai Republik menolak untuk mengesahkan hasil pemilihan karena 70% dari distrik pemilihan daerah tersebut menerima jauh lebih banyak suara daripada yang dikirim. Itu adalah tanda penipuan yang jelas. Akhirnya mereka diganggu oleh sayap kiri Partai Demokrat.

“Ini benar-benar mengerikan. Mereka (Wayne County) memberikan suara lebih banyak daripada pemilih. Pemilihan ini dimanipulasi. Kita tidak bisa membiarkan ini terjadi. Hasil pemilihan harus dibalik kembali,” kata Trump. 

Menurut Trump, Partai Demokrat kalah dalam pemilihan ini dan mereka curang. Ini adalah pemilihan yang curang. Mereka membanjiri suara. 

Trump mengatakan, “Mereka melakukan hal gila ini karena suara yang kami dapat jauh di luar imajinasi mereka. Mereka salah menginjak akselerator dan ketahuan, sama seperti saya memergoki mereka sedang memantau tim kampanye saya (mengacu pada tahun 2016). ”

Dalam audiensi tersebut, masalah sejumlah besar suara Biden di Pennsylvania dipertanyakan secara terbuka. Saksi mata menunjukkan bahwa menurut data yang tersedia untuk umum, Pennsylvania mengumpulkan hampir 600.000 suara dalam satu setengah jam selama proses penghitungan suara pada 4 November. Di antara mereka, Biden memiliki 570.000 suara, sementara Trump hanya memiliki 3.200. Kesaksian itu menimbulkan keributan di audiensi.

Trump mengatakan bahwa dia sekarang memiliki semua jenis bukti dan kesaksian dari semua pihak, dan meminta sistem peradilan untuk menyidangkan kasus secara tidak memihak.

Trump akhirnya berterima kasih kepada mantan Wali Kota New York Rudy. Keberanian ditunjukkan oleh Rudy Giuliani. 

“Ini jauh lebih penting daripada Anda menjadi walikota besar di New York City dan orang besar di New York City. Ini akan menjadi pencapaian tertinggi Anda karena Anda menyelamatkan negara kita,”  kata Trump. (hui)

Share

Video Popular