Erabaru.net. Penduduk di Panjin, Tiongkok, sangat ketakutan karena air keran mereka bisa dinyalakan dengan korek api.

Rekaman yang mengejutkan menunjukkan air yang mengalir berubah menjadi kobaran api setelah seorang warga di Panjin, Provinsi Liaoning menyalakan korek api di bawahnya.

Pihak berwenang Panjin mengklaim bahwa insiden itu adalah akibat dari gas alam yang bocor ke air tanah, yang disuplai ke desa setempat.

Insiden itu terungkap setelah Wen, penduduk setempat, baru-baru ini membagikan video tersebut secara online, menambahkan bahwa keluarganya telah direpotkan oleh masalah ‘selama tiga hingga empat tahun’.

Dalam klip pendek tersebut, terlihat seseorang memegang korek api di samping air di wastafel kamar mandinya yang mengalir yang kemudian tiba-tiba berubah menjadi kobaran api kecil .

Berbicara kepada seorang reporter dari Cover News, Wen mengatakan bahwa keluarganya telah menggunakan air yang mudah terbakar ‘selama tiga hingga empat tahun’.

“Sudah lama sekali,” katanya. ‘Setelah mencuci tangan atau piring kami [dengan air], tangan kami tidak akan terasa kering. Mereka terasa licin dan kami tidak bisa mencucinya. ‘

Ketika ayah wanita itu mengeluh tentang masalah dengan perusahaan pemasok air setempat di musim panas, staf mengatakan kepada keluarga bahwa ‘itu di luar kendali mereka’, menurut Wen.

Dia menambahkan bahwa lebih dari 100 keluarga di desanya telah hidup dengan masalah yang sama.

Rekaman tersebut dengan cepat menarik perhatian nasional secara online setelah dilaporkan oleh beberapa outlet berita negara termasuk People’s Daily dan saluran milik pemerintah.

Menyusul video viral tersebut, pihak berwenang setempat mengeluarkan pernyataan pada hari Minggu (22/11) mengatakan bahwa mereka telah mengalihkan sementara sumber air ke lingkungan yang terkena dampak saat menyelidiki masalah tersebut.

Pada hari Senin (23/22), para pejabat menyatakan bahwa air keran yang mudah terbakar disebabkan oleh ‘sejumlah kecil gas alam yang bocor ke air tanah’, mengutip para ahli.

“Sumber air untuk Desa Siying, tempat tinggal penduduk, dipasok dengan air tanah dalam,” demikian bunyi pernyataan terbaru.

“Setelah sejumlah kecil gas alam bocor ke lapisan air, gas alam tersebut terbawa ke tanah selama proses ekstraksi air.”

Meskipun penduduk desa mengklaim bahwa masalah tersebut telah lama ada, pihak berwenang bersikeras bahwa mereka baru saja mulai memasok air tanah selama renovasi stasiun air setempat.

Pemerintah juga berjanji bahwa mereka akan meminta pertanggungjawaban staf terkait atas insiden tersebut.(yn)

Sumber: dailymail

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular