Erabaru.net. Inilah momen memilukan ketika anak anjing berusia enam bulan mencoba membangunkan saudaranya yang sudah mati dengan menggali tanah setelah melihatnya dikuburkan oleh pemiliknya.

Kedua anak anjing itu diadopsi oleh seorang pria di Tiongkok empat bulan lalu, telah menghabiskan setiap hari bersama sampai salah satu dari mereka mati tertabarak mobil minggu ini, menurut sebuah laporan.

Rekaman yang menyentuh menunjukkan anjing yang setia itu berusaha mati-matian untuk menyingkirkan tanah di atas saudara kandungnya yang sudah kaku yang setengah terkubur di dalam tanah.

Video itu direkam pada hari Selasa (24/11) di Xi’an, Provinsi Shaanxi, Tiongkok barat laut oleh pemilik anjing, Tong, menurut outlet video berita Pear.

Tong mengatakan bahwa dia mencoba mengubur hewan peliharaannya yang sudah mati ketika anjingnya yang lain tiba-tiba melompat ke dalam lubang dan tidak berhenti menggali – seolah-olah dia ingin membangunkan saudara kandungnya.

Pemiliknya mengatakan bahwa dia mengadopsi anjing-anjing itu, yang diyakini sebagai Dogo Argentino, ketika mereka berusia sekitar dua bulan.

Dia mengaku lupa menutup pintu depan dengan benar pada malam sebelumnya, menyebabkan salah satu dari mereka ke luar dari rumahnya.

Pria itu menerima panggilan telepon Selasa pagi dari seorang penjaga keamanan yang bekerja di dekatnya. Dia diberitahu bahwa anjingnya telah mati ditabrak oleh mobil.

“Petugas keamanan membawa tubuh anjing itu kepada saya, dan saya menggali lubang untuk menguburnya, ” kata Tong. ‘Anjing lain mulai menggali lubang. Saya sangat tersentuh olehnya. ‘

Dia mengatakan anjing satunya tampak tertekan setelah menyadari bahwa saudara kandungnya telah mati.

“Dia kurang aktif dari sebelumnya,’ kata pemiliknya dengan rasa sedih.

Klip tersebut memicu kontroversi di media sosial setelah diunggah ke Weibo.

Beberapa penonton tersentuh oleh adegan tersebut.

Namun, lebih banyak pengguna Weibo yang mengkritik pemiliknya karena melanggar hukum dan memelihara dua anjing ‘besar dan agresif’.

Otoritas Xi’an, tempat tinggal Tong, melarang penduduknya memelihara Dogo Argentino, bersama dengan 33 ras anjing lainnya, tahun lalu setelah menganggap mereka ‘agresif’.

Beberapa kota di Tiongkok telah menetapkan aturan dan kebijakan baru untuk melarang warganya memelihara anjing besar sebagai hewan peliharaan.

Pihak berwenang mengklaim langkah tersebut dapat meningkatkan keamanan publik dan meredakan ketegangan antara mereka yang memiliki hewan peliharaan dan mereka yang tidak.(yn)

Sumber: dailymail

Video Rekomenasi:

Share
Tag: Kategori: SERBA SERBI

Video Popular