Wang Kaidi

Pengacara terkenal Sidney Powell secara resmi mengajukan pengaduan terkait kecurangan pemilu Amerika Serikat 2020 di Pengadilan Distrik Michigan dan Georgia. Apa saja konten utamanya ? Bagaimana analisa ahli.

Tuduhan  diajukan pengacara Sidney  Powell kepada Pengadilan Distrik Utara Georgia sebagai terdakwa yakni Gubernur Negara Bagian Georgia Brian Kemp, Sekretaris Negara Bagian Georgia dan Ketua Komisi Pemilihan Ravensburg, dan tiga anggota Komisi Pemilihan Negara Bagian Georgia. 

Tuduhan lain diajukan ke Pengadilan Distrik Timur Michigan. Para terdakwa adalah Gubernur Michigan Gretchen Whitmer dan Sekretaris Negara Bagian Michigan Jocelyn Benson.

Patrick Basham, Direktur American Democracy Institute mengatakan : “Pertama-tama, soal semua informasi, tuduhan, dan bukti atas kecurangan dalam proses pemilu, ini sangat sesuai dengan isi tuduhan dan bukti yang diajukan oleh tim pengacara Trump. Informasi ini sangat persuasif, dan jelas sangat mendukung bagi tim pengacara Trump.”

Para ahli percaya bahwa pengaduan Sidney Powell dibagi menjadi dua bagian, salah satunya sangat mirip dengan tuduhan penipuan yang diajukan oleh tim pengacara Trump, dan yang lainnya adalah tuduhan yang diarahkan pada sistem pemungutan suara pemilu.

“Mesin pemungutan suara Dominion dan pengaruh kekuatan asing seperti Tiongkok dan Iran, tuduhan kecurangan pada seluruh sistem pemungutan suara elektronik, mengubah penghitungan suara, dan lain-lain,” kata Patrick Basham.

Isi pengaduan menyebutkan bahwa mesin pemungutan suara Dominion dan perangkat lunak Smartmatic memang dikendalikan oleh kekuatan dalam dan luar negeri untuk mencapai tujuan pengisian suara. Dalam pemilihan umum kali ini, Partai Komunis Tiongkok dan agen Iran sama-sama meretas sistem Dominion untuk memantau dan memanipulasi hasil pemilihan. 

Selain itu, badan intelijen Amerika Serikat  juga punya alat untuk menembus sistem tersebut. Dalam pemilihan umum, ratusan ribu suara yang diberikan kepada Trump dialihkan secara ilegal kepada Joe Biden.

“Bagian ini jauh lebih rumit dan lebih teknis, jadi lebih sulit bagi hakim dan juri untuk memahami dengan cepat,” kata Patrick Basham.

Para ahli percaya bahwa jika tuduhan mengenai sistem pemungutan suara dapat dibuktikan, maka akan ada pengadilan pidana, tetapi kecil kemungkinannya akan terjadi dalam waktu pendek. (sin)

Video Rekomendasi :

Share

Video Popular