Luo Tingting /Wen Hui

Presiden Donald Trump berbicara melalui sambungan telepon dalam audiensi integritas pemilihan yang diadakan oleh anggota Legislatif Negara Bagian Arizona pada Senin 30 November 2020.

Presiden Trump menyampaikan ucapan terima kasih kepada para peserta sidang karena berani berdiri untuk menantang kecurangan pemilu. Trump menegaskan bahwa pemilu 2020 telah dicurangi. Para peserta mendengar suara Presiden Trump dan menanggapinya dengan tepuk tangan. 

Dalam pidatonya, Trump menyebutkan kecurangan Demokrat dalam pemilu dengan mengatakan, “Mereka bermain-main, dan belum pernah ada permainan seperti itu sebelumnya.”

Trump juga menyampaikan, “Ini adalah pertama kalinya seorang Republikan, atau pertama kalinya ada orang yang melawan.”

“Saya telah menyaksikan persidangan. Sidang itu menarik dan luar biasa.” Trump juga memuji semua saksi yang hadir. “Saya tahu beberapa orang disalahkan, tetapi lebih banyak orang dipuji oleh publik Amerika.”

Trump juga menyebutkan bahwa dia memperjuangkan keadilan dalam pemilihan tetapi ditekan oleh pihak luar. Beberapa orang telah berulang kali mendesaknya untuk memilih “jalur yang lebih mudah,” memintanya untuk menyerah dan kembali ke pemilu pada tahun 2024.

Trump menolak proposal semacam itu. Dia menekankan bahwa dia tidak akan mengarahkan pandangannya pada pemilu 2024. “Saya bilang,” Tidak! Saya harus fokus pada dua minggu lalu (mengacu pada pemilihan umum 3 November). Ini penipuan terbesar dalam sejarah negara kita.”

Selama persidangan, Sekretaris Negara Demokrat Arizona mengesahkan hasil pemilihan dan mengumumkan kemenangan Biden. Trump mengkritik Gubernur Arison Dusi karena menandatangani sertifikasi hasil pemilihan.

Trump menegaskan, pihaknya tidak akan melupakan apa yang baru saja dilakukan Dusi. Ketika Anda mengadakan sidang yang luar biasa, menunjukkan penipuan yang korup dan mengerikan, mengapa dia menandatangani?

Trump berkata, “Kami tidak akan menyerah. Kami akan terus berjuang. Kami memiliki pengacara yang baik. Kami memiliki banyak bukti. Kami pasti akan memenangkan pemilihan ini.”

Sidang diadakan di sebuah hotel di pusat kota Phoenix. Sebanyak 9 anggota parlemen dari Partai Republik berpartisipasi dalam audiensi publik. Trump memuji mereka karena menjadi legenda.

Trump juga kembali memuji Rudy Giuliani, mantan walikota New York, dan memuji Giuliani karena berjuang dengan tegas ketika pengacara lain diancam dan tersentak.

Mengenai Sekretaris Arizona yang mengabaikan kecurangan dan penyimpangan dalam pemilihan dan mengesahkan hasil pemilihan, Kelli Ward, ketua Partai Republik negara bagian, mengatakan itu adalah “lelucon.”

Ellis, penasihat hukum kampanye Trump mengatakan, “Badan legislatif harus mengambil tindakan untuk menghentikan korupsi yang mencolok ini!”

Arizona memiliki 11 suara elektoral. Dewan Perwakilan Arizona Mark Finchem mengatakan kepada wartawan pada sidang tersebut bahwa mereka berharap untuk mengesahkan resolusi “dalam waktu 24 hingga 48 jam ke depan.”

Finchem mengatakan : “Kami meminta penarikan suara elektoral, dan kami tidak akan memberikan suara. Inilah yang saya serukan kepada rekan-rekan saya di DPR dan Senat untuk mengambil tindakan guna menjalankan semua kekuasaan yang diberikan kepada kami oleh Konstitusi AS.”

Menurut Konstitusi AS, majelis negara bagian memiliki kekuasaan untuk mengesahkan pemilih negara bagian. Dalam sidang tersebut, Giuliani juga mendesak Senat Negara Bagian dan Dewan Perwakilan Rakyat untuk menjalankan kekuasaan konstitusional dan memilih pemilih untuk memilih sertifikasi.

Giuliani mengatakan, “Badan legislatif Arizona memiliki kekuasaan untuk memilih elektor dalam pemilihan presiden.”

Pada 30 November, legislator negara bagian Republik Pennsylvania secara resmi mengusulkan resolusi untuk menolak hasil pemilihan umum negara bagian tahun 2020 dan meminta sertifikasi negara bagian dari hasil pemilihan presiden dicabut.

Resolusi tersebut menyatakan bahwa cabang eksekutif dan yudikatif dari pemerintah Pennsylvania merebut kekuasaan konstitusional badan legislatif untuk membuat aturan pemilu. Resolusi itu juga mengumumkan bahwa hasil pemilihan umum 2020 disengketakan, dan “pemilihan presiden saat ini di Pennsylvania juga disengketakan.” (hui/asr)

Video Rekomendasi :

 

Share

Video Popular