Allen Zhong

Gary Berntsen, mantan pejabat karir Badan Intelijen Pusat AS -CIA- memberitahukan kepada The Epoch Times bahwa jika anda ingin mencuri pemilihan umum Amerika Serikat, apa yang anda lakukan? Anda pergi ke negara-negara bagian yang menjadi kunci penentu, anda Demokrat, anda menargetkan daerah perkotaan di mana anda memiliki jumlah suara terbesar. Mereka perlu menghasilkan suara yang masif, signifikan, dan sangat besar — ​​oleh karena itu mereka harus pergi ke kota-kota besar Demokrat.”

Gary Berntsen melangkah lebih jauh dengan menuduh bahwa penghitungan suara dihentikan di beberapa tempat penghitungan suara di kota-kota besar, mungkin karena orang-orang di belakang skema mengetahui mereka perlu menghasilkan lebih banyak surat suara untuk mengisi celah yang lebih besar dari yang mereka harapkan.

Namun, Gary Berntsen tidak memberikan bukti untuk mendukung klaimnya. Ia tidak menyebutkan orang atau pihak tertentu yang melakukan kesalahan.

The Epoch Times tidak dapat membuktikan tuduhan Gary Berntsen secara independen.

Gary Berntsen adalah mantan kandidat Partai Republik untuk Senator Amerika Serikat di New York pada tahun 2010.

BACA JUGA :  Video Rekaman Diduga Petugas di AS Memproduksi ‘Koper Surat Suara’ di Lokasi Pemungutan Suara

Jaksa Agung William Barr mengatakan saat wawancara dengan The Associated Pers bahwa Kementerian Kehakiman Amerika Serikat belum menemukan bukti penipuan pemilih yang meluas yang dapat mengubah hasil pemilihan umum 2020 hingga sekarang. Seorang juru bicara Kementerian Kehakiman Amerika Serikat mengatakan dalam pernyataan selanjutnya bahwa investigasi Kementerian Kehakiman Amerika Serikat belum selesai.

FBI tidak mengumumkan penyelidikan penipuan pemilihan umum yang besar setelah pemilihan umum bulan November.

Dilaporkan bahwa beberapa tempat penghitungan suara menghentikan tabulasi atau mengusir pengamat pemilihan umum dari Partai Republik, itu terjadi selama malam pemilihan umum atau dini hari berikutnya.

Berbagai dugaan aktivitas transportasi surat suara yang tidak lazim juga dilaporkan di Pennsylvania dan Michigan.

Selama sidang di depan Komite Pengawas Senat Michigan, saksi penghitungan suara dari Partai Republik Dr. Michael Dubio menyatakan di bawah sumpah bahwa antara pukul 03.00 hingga 03.34, ia menyaksikan sebuah truk mengirimn surat suara TCF Center, sebuah pusat konferensi di pusat kota Detroit tempat surat suara dari Wayne County sedang dihitung.

Michael Dubio menuduh bahwa “ribuan” surat suara dipindahkan ke TCF Center selama acara ini.

Michael Dubio tidak menyebutkan hari apa ia melihat truk tersebut selama komentar terbuka.

BACA JUGA :  Kesimpulan Analis Data Menunjukkan Temuan Pemilu Dapat dengan ‘Mudah’ Menjungkirbalikkan Hasil di 3 Negara Bagian

Seorang pengemudi truk yang dikontrak Layanan Pos Amerika Serikat, juga menuduh pada hari Selasa bahwa ia mengangkut sekitar 144.000 hingga 288.000 surat suara yang lengkap dari New York ke Pennsylvania pada tanggal 21 Oktober dan trailernya menghilang. Ia sama sekali tidak diberi diberitahu mengenai trailernya itu.

“Keesokan harinya, malah semakin aneh. Saat saya tiba di Layanan Pos Amerika Serikat di Lancaster dengan traktor saya, saya pergi untuk mengaitkannya ke trailer saya dan trailer tersebut hilang,” kata Jesse Morgan mengatakan dalam pernyataan media.

Jenderal Michael Flynn, mantan penasihat keamanan nasional untuk Presiden Donald Trump, memiliki keprihatinan yang sama dengan Gary Berntsen.

“Saya yakin ketika pada pemilihan umum 2016 lalu ketika mereka tidak mendapatkan kandidat yang mereka butuhkan dan jenis ideologi yang mereka lihat Amerika Serikat  bergerak menuju. Mereka tidak akan membiarkan tahun 2020 berjalan lancar. Kini apa yang kami miliki adalah pencurian surat suara ini yang dikirim melalui pos mati bersama dengan perangkat lunak ini, perangkat lunak Smartmatic, dan sistem Dominion,” kata Michael Flynnsaat wawancara dengan WVW-TV.

Michael Flynn tidak menyebut orang atau pihak tertentu atas kesalahan tersebut dan tidak memberikan bukti material untuk mendukung tuduhannya. The Epoch Times tidak dapat membuktikan tuduhannya secara independen.

Sistem Voting Dominion telah membantah keras melakukan kesalahan. Smartmatic mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa teknologi mereka hanya digunakan di Los Angeles County, California, dalam pemilihan umum 2020.

“Sistem yang kami sediakan untuk Los Angeles County tidak menghitung, mengtabulasi, atau menyimpan surat suara,” kata  Smartmatic dalam sebuah pernyataan.

Komite Nasional Demokrat dan kampanye Biden tidak segera tanggapi permintaan komentar dari The Epoch Times. (vv)

Share

Video Popular