Erabaru.net. Sebagai insinyur industri, Guillermo Martinez adalah inovator dalam produk industri. Pria berusia 24 tahun itu selalu berpikir di luar kotak. Karena itu, kreativitasnya selalu mengalir, baik saat aktif maupun tidak.

Pencapaian paling membanggakan dalam kariernya datang setelah menjelajahi YouTube untuk mencari cara bersenang-senang menggunakan printer 3D barunya. Guillermo pun mendapatkan pencerahan dan berpikir untuk mengubah kehidupan orang-orang dengan kecacatan fisik di negara-negara termiskin di dunia.

(Foto: Facebook)

Setelah membeli printer 3D pada tahun 2017, Guillermo mulai meneliti cara membuat robot dan menemukan tutorial untuk tangan palsu.

“Saya mulai membuat banyak protesa tangan dengan cetakan 3D untuk bersenang-senang,” kata Guillermo kepada Insider. “Lalu saya berpikir, ‘bagaimana jika ini benar-benar dapat membantu seseorang?’”

Guillermo berencana untuk melakukan perjalanan ke Kenya, jadi dia menghubungi Proyek LSM Bamba sebelumnya untuk melihat apakah ada orang di sana yang dapat memperoleh manfaat dari kreasinya.

(Foto: Facebook)

Tanggapan itu mengejutkannya. Banjir pesanan datang dari orang-orang yang meminta prostetik. Guillermo menyadari bahwa dia memiliki kekuatan untuk mengubah hidup mereka. Begitulah proyeknya Ayúdame3D (Help Me 3D) muncul.

Sementara banyak penduduk negara itu kehilangan anggota tubuh, sangat sedikit yang mampu membeli prostetik.

Menurut Bank Dunia, 36 persen Prostetikpenduduk Kenya hidup di bawah garis kemiskinan. Untungnya, prostetik Guillermo hanya membutuhkan biaya 50 dollar (sekitar Rp 707 ribu) untuk membuatnya – tetapi dia memberikannya secara gratis.

Terbuat dari plastik, lengan dengan cetakan 3D memungkinkan pengguna untuk mengambil dan memegang barang yang beratnya mencapai sekitar 10 kg, membuat tugas sehari-hari seseorang menjadi lebih mudah.

“Akhirnya saya bisa mengambil garpu dengan satu tangan dan roti dengan tangan lainnya,” kata salah satu penerima.

(Foto: Facebook)

Setelah menguji gelombang pertamanya di Kenya, Guillermo ingin membuat anggota badan prostetiknya tersedia untuk orang-orang di seluruh dunia tanpa biaya.

Dia telah bekerja tanpa lelah untuk melakukannya sejak saat itu. Sejauh ini, dia telah mengirimkan 50 prostesis kepada orang-orang di Kenya, El Salvador, Chad, Maroko, Tanzania, dan Spanyol.

“Ada hal-hal sehari-hari yang kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari yang kita anggap remeh,” kata Guillermo. “Dan kami tidak menyadari betapa beruntungnya kami. Bagi yang lain, ini adalah perjuangan yang terus-menerus, dan itulah mengapa saya menyiapkan Ayúdame3D untuk melakukan bagian saya sendiri, betapapun kecilnya itu. ”

(Foto: Facebook)

Terlebih lagi, Guillermo juga mengajari anak-anak cara menggunakan printer 3D melalui Ayúdame3D Kids sehingga pada akhirnya mereka juga dapat membuat anggota tubuh palsu!

(Foto: Facebook)

Melalui karyanya, Guillermo telah membuktikan dirinya lebih dari sekedar inovator. Dia seorang pemimpin, seorang kemanusiaan, dan, yang terpenting, seorang pahlawan bagi semua orang yang dia bantu.

Ayúdame3D menjalankan donasi, jadi jika Anda ingin membantu, pertimbangkan untuk memberikan kontribusi finansial di sini.(yn)

Sumber : inspiremore

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular