- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Mata-Mata Komunis Tiongkok Lakukan Penyuapan Hubungan Intim di Kalangan Politikus AS Selama Bertahun-Tahun

 oleh Luo Ya

Pada 8 Desember 2020, situs web berita AS ‘Axios’ mengungkapkan bahwa seorang wanita agen intelijen komunis Tiongkok, yang dicurigai sengaja menjalin hubungan dekat dengan politisi lokal AS dan federal, termasuk anggota Kongres pada era pemerintahan Barack Obama. Seorang pejabat senior intelijen AS mengungkapkan bahwa, kegiatan spionase tersebut tergolong kasus besar, karena melibatkan beberapa individu AS yang sangat sensitif

Tokoh sentral dalam kegiatan spionase sebagaimana yang dilaporkan ‘Axios’ ini, adalah seorang wanita asal daratan Tiongkok bernama Fang Fang atau Christine Fang. Agen tersebut sangat aktif berhubungan dengan para politisi California dari tahun 2011 hingga 2015. Ia mengkhususkan diri dalam menjalin hubungan dekat dengan politisi baru di Bay Area, Amerika Serikat yang bermasa depan.

Selama investigasi selama 1 tahun itu, ‘Axios’ telah mewawancarai 4 orang pejabat intelijen AS dan menyelidiki 22 orang pejabat terpilih, politisi, dan mahasiswa yang secara pribadi berhubungan dengan Christine Fang.

Menurut ingatan mereka, Fang Fang atau Christine Fang yang masuk ke California State University East Bay pada tahun 2011, pernah menjabat sebagai ketua Persatuan Pelajar Tiongkok di Universitas tersebut, juga sebagai ketua cabang Asosiasi Asia Pasifik untuk Urusan Publik (APAPA) di universitas tersebut. Ia menggunakan penggalangan dana kampanye, hubungan interpersonal yang luas, dan “karisma pribadi”-nya untuk membangun hubungan dekat dengan pejabat dan selebriti terpilih. Setelah itu, Christine Fang dengan cepat memasuki jaringan politisi nasional dengan berpartisipasi dalam “pertemuan regional” yang ditujukan untuk walikota AS. Dia juga mengembangkan hubungan seksual atau affair dengan setidaknya 2 orang walikota.

Menurut laporan ‘Axios’ bahwa salah satu upaya getol yang dilakukan Christine Fang adalah mendekati Eric Swalwell, anggota DPR Perwakilan Partai Demokrat Negara Bagian California. Dalam kegiatan kampanye pemilihan untuk jabatan ulang Eric Swalwell pada tahun 2014, ia mewakili kantor Swalwell untuk menggalang dana kampanye. Dan, memanfaatkan kesempatan itu menempatkan setidaknya seorang utusan yang bekerja magang untuk berada di dalam kantor Swalwell.

Di antara tahun 2011 hingga 2015, Christine Fang sudah menjalin kontak dengan banyak politisi terkenal di Bay Area. Pada tahun 2014, ia bersedia menjadi sukarelawan dalam kampanye untuk Ro Khanna, seorang Demokrat etnis India yang mencalonkan diri sebagai anggota Dewan Perwakilan Federal. 

Laporan itu juga mengatakan bahwa menurut selebaran acara Facebook Christine Fang, dirinya juga pernah membantu dalam penggalangan dana untuk kampanye menjadi anggota Dewan Perwakilan Federal bagi Tulsi Gabbard pada tahun 2013. Dia juga berfoto bersama Judy May Chu, Perwakilan California dan Mike Honda, anggota Perwakilan yang masih aktif pada saat itu.

Axios melaporkan bahwa Christine Fang berhasil mengumpulkan sejumlah informasi pribadi pejabat pemerintah, seperti kebiasaan mereka, hobby, jejaring sosial yang digunakan, dan bahkan rumor tentang mereka. Pejabat Amerika Serikat percaya bahwa tujuan Christine Fang sebenarnya adalah mengumpulkan intelijen politik di Amerika Serikat untuk memengaruhi pandangan politisi baru AS terhadap komunis Tiongkok.

‘Axios’ menjelaskan bahwa kasus ini telah menunjukkan, bahwa betapa kerasnya upaya komunis Tiongkok untuk dapat menyusup masuk ke kalangan politisi Amerika Serikat. Mereka bahkan, membutuhkan waktu bertahun-tahun atau belasan tahun untuk memetik hasilnya. Komunis Tiongkok tahu bahwa walikota atau anggota dewan kota hari ini, dapat  menjadi gubernur atau anggota kongres di hari esok.

Ahli hukum liberal dan pakar urusan Tiongkok Yuan Hongbing mengatakan : “Christen Fang, tidak berperilaku seperti agen mata-mata pengertian tradisional yang mencuri semua jenis informasi. Dia adalah agen mata-mata pengumpul semua aspek masyarakat Amerika Serikat, yang mana digunakan komunis Tiongkok untuk melakukan penetrasi ke AS dengan mengambil keuntungan dari kelonggaran atas kewaspadaan terhadap tirani komunis Tiongkok di era Barack Obama yang menganut kebijakan diplomatik Penenangan (Appeasement). Kasus ini adalah kasus tipikal spionase komunis Tiongkok dalam situasi baru”.

Kasus Christine Fang baru muncul ke permukaan ketika badan intelijen AS sedang memantau pejabat komunis Tiongkok lainnya yang dicurigai melakukan kegiatan mata-mata di AS. 

Pejabat komunis Tiongkok ini berbasis di gedung konsulat Tiongkok untuk San Francisco. Christine Fang selain berulang kali berhubungan dengannya, tetapi juga menerima “Sertifikat Kehormatan” dari konsulat San Francisco pada tahun 2012 sebagai pengakuan atas “kinerja luar biasa,” itu berupa keterampilannya dalam berorganisasi dan kepemimpinan selama masa jabatannya sebagai ketua Serikat Mahasiswa East Bay Universitas Negeri California. 

Qin Peng, seorang analis politik dan ekonomi yang tinggal di AS mengatakan bahwa, kasus ini sekali lagi menunjukkan bahwa “Asosiasi Mahasiswa dan Cendekiawan” di Amerika Serikat berada di bawah kendali Departemen Pekerjaan Front Bersatu Partai Komunis Tiongkok.

Qin Peng mengatakan : “Konsulat memberikan dana kepada mahasiswa dan cendekiawan seperti itu untuk melakukan kegiatan, karena itu mereka harus menjalin hubungan dekat dengan komunis Tiongkok. Selain itu, orang-orang ini juga harus menjalankan tugas yang diberikan, termasuk memantau para etnis Tionghoa yang berada di luar negeri. Mencuri rahasia teknis atau teknologi AS dari kampus.

Yan Hongbing menjelaskan, Apakah itu konsulat Tiongkok yang ditempatkan di negara-negara di seluruh dunia, terutama negara-negara demokratis, atau yang disebut departemen urusan luar negeri, sebenarnya salah satu dari fungsi utamanya adalah menjadi panglima tertinggi dari agen mata-mata komunis Tiongkok yang di tempat di sana. Karena itulah pemerintah Amerika Serikat menginstruksikan penutupan konsulat Tiongkok”. 

Saat FBI sedang menyelidiki kasus Christine Fang, agen mata-mata komunis Tiongkok ini tiba-tiba meninggalkan Amerika Serikat pada 2015 dan tidak pernah kembali lagi ke Amerika Serikat. (sin/asr)

Video Rekomendasi :