Erabaru.net. Sebuah keluarga di Tiongkok telah menjual mayat putrinya yang sudah dewasa yang sudah terkubur selama 12 tahun untuk ‘pengantin hantu’ setelah menggali dari makamnya, lapor media lokal.

Jenazah Kang Cuicui, yang meninggal 12 tahun lalu, dijual seharga 80.000 yuan dan ‘menikah’ dengan pria yang sudah meninggal sebagai ritual pertunangan kuno di Provinsi Hebei, Tiongkok bagian utara.

Tradisi Yin Hun, atau ‘pengantin hantu’, telah dipraktikkan di Tiongkok selama ribuan tahun oleh orang-orang yang percaya bahwa hal itu memastikan orang yang meninggal dan belum menikah tidak sendirian di akhirat dan akan membawa keberuntungan bagi generasi mendatang.

Insiden itu terungkap dalam laporan pada Kamis (17/12) oleh surat kabar Orient Today untuk menyelidiki tradisi yang masih dilakukan oleh penduduk desa di Huanghua, Cangzhou.

Kang bunuh diri pada 2008 setelah bertengkar dengan suaminya, Li Zhong.

Li dan keluarganya menghabiskan 100.000 yuan (sekitar Rp 216 juta) untuk mengadakan pemakaman akbar untuk mendiang istrinya sebelum menguburkannya di sebuah makam dengan perhiasan emas.

Ketika mengunjungi kuburan Kang pada 14 November, mereka terkejut menemukan makam itu telah dibongkar sementara mayat dan barang-barang yang dikubur telah raib.

Li segera menghubungi polisi setempat. Petugas kemudian menemukan bahwa keluarga Kang yang telah menggali kuburan mendiang istrinya.

Orangtua wanita itu kemudian menjual mayatnya seharga 80.000 yuan (sekitar Rp 172 juta) sebagai ‘pengantin hantu’ kepada keluarga lain yang putranya yang belum menikah meninggal dalam kecelakaan mobil.

Kedua keluarga itu menggelar upacara pada 23 November dengan menguburkan kedua jenazah bersama.

Pihak berwenang kemudian menolak permintaan Li untuk menyelidiki kasus tersebut dengan alasan yang tidak disebutkan dalam laporan tersebut.

Berbicara kepada media lokal, ibu Kang mengatakan dia marah setelah keluarga Li memindahkan kuburan keluarga mereka tanpa putrinya.

“Anda memindahkan kuburan keluarga Anda dan meninggalkan kuburan putri saya sendirian di sana,” kata orangtua Kang. “Jika saya tidak bisa memindahkan kuburannya, saya harus mengeluarkannya dari sana. Aku tidak bisa membiarkan dia menjadi hantu kesepian di alam baka.”

Seorang penduduk setempat yang berspesialisasi dalam ‘pernikahan hantu’ mengatakan kepada wartawan bahwa wanita yang meninggal muda tanpa memiliki anak, seperti Kang, adalah ‘populer di pasar’.

Li Zhenwang, yang bekerja sebagai ‘petugas pernikahan’ di sebuah desa, mengatakan bahwa penduduk setempat menghabiskan banyak upaya untuk mengatur upacara seperti itu untuk orang yang mereka cintai yang telah meninggal.

“Ini seperti menikahi seorang istri. Begitu [mayat] ada di sini, kami akan menaruhnya di peti mati merah dengan bunga merah,” tambah Li.

Menurut laporan tersebut, ada sebuah jalan di Cangzhou yang dipenuhi dengan agen-agen yang membantu penduduk desa untuk mengadakan
pernikahan hantu’.

Seorang agen anonim mengatakan kepada surat kabar bahwa penduduk desa percaya ‘kuburan tunggal’, yang mengubur seorang pria yang belum menikah, akan membawa nasib buruk bagi generasi mendatang.

Kebiasaan pernikahan hantu adalah tradisi takhayul di Tiongkok dengan sejarah ribuan tahun.

Umumnya, upacara perkawinan dilakukan antara dua orang yang baru meninggal tetapi ada juga kasus pernikahan antara orang yang masih hidup dan orang yang sudah meninggal.

Keluarga yang mengatur perkawinan umumnya orang yang kaya atau memiliki status sosial yang tinggi.

Dalam kasus dua orang yang meninggal, jenazah akan dikuburkan bersama setelah upacara.

Meskipun kebiasaan tersebut sebagian besar telah hilang di Tiongkok modern, masih ada laporan sporadis tentang pernikahan hantu yang terjadi.

Pada 2015, tiga pria ditangkap di Provinsi Shanxi karena mencoba menjual mayat wanita sebagai pengantin hantu setelah mencurinya.

Pada 2014, tiga pria dihukum karena merampok kuburan untuk mayat wanita. Mereka menerima hukuman penjara antara enam bulan dan satu tahun dan didenda.

Fenomena tersebut juga tercatat di luar Tiongkok.

Aktris Korea Selatan Jeong Da Bin dilaporkan menikah pada 2011 dalam ‘pernikahan hantu’ empat tahun setelah dia bunuh diri.(yn)

Sumber: dailymail

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular