Erabaru.net. Cerita ini terjadi di akhir tahun 1880-an. George C. Boldt seorang imigran dari Eropa, adalah seorang pelayan di sebuah hotel kecil di Philadelphia, Amerika Serikat. Tapi dia tidak menyangka, apa yang terjadi malam itu akan mengubah hidupnya.

Suatu malam yang dingin dan sepi, sepasang suami istri yang sudah tua dengan tergesa-gesa masuk ke sebuah hotel keci.

Hotel Waldorf-Astoria Hotel di New York. (Foto: Wally Gobetz / Flickr)

Mereka terlihat sangat kelelahan dan perlu tempat untuk menghindari badai, tetapi kamar hotel semuanya penuh.

George yang pada saat itu sedang berjaga di hotel kecil itu memandang pasangan tua itu dengan rasa iba, dia tidak bisa membiarkan pasangan itu tinggal di luar yang dingin, apalagi sudah larut malam.

Dia segera memutuskan untuk memberikan kamarnya kepada mereka.

“Jika bapak-ibu tidak keberatan, silakan gunakan kamar saya. Saya harap kamar saya yang sederhana ini dapat memberi kehangatan pada Anda,” kata George pada pasangan itu.

Pasutri tua itu dengan penuh syukur menerima tawaran George.

Keesokannya ketika akan check out, mereka menggenggam tangan George dan berkata dengan tulus, : “Kamu adalah orang yang ideal untuk mengelola hotel terbaik di Amerika. Mungkin suatu hari nanti, saya akan membangunkan sebuah hotel untukmu. “

George hanya tersenyum sambil mengantar mereka ke pintu untuk meninggalkan hotal.

George Charles Boldt. (Foto : Domain publik)

Suatu hari beberapa tahun kemudian, George menerima sepucuk surat yang berisi tiket ke New York.
George baru tahu, pria tua yang dilayaninya ketika itu adalah miliarder Waldorf Astor yang memiliki hotel termewah di Amerika Serikat.

Astor memenuhi janjinya malam itu, dia menunjuk George sebagai manajer pertama hotel yang baru dibangunnya.

Dan seperti diduga, George memang tidak mengecewakan harapan Astor, menerapkan prinsip dedikasi tanpa pamrih pada industri hotel.

Dibawah manajemennnya, Hotel Waldorf Astoria telah menjadi landmark di New York.

Dia memiliki pepatah terkenal,: “Memuat (Hotel) Waldorf senyaman mungkin sehingga mereka tidak ingin pergi ke tempat lain.”

Kisah perjalanan hidup George telah menginspirasi beberapa generasi karyawan industri perhotelan, dan membuktikan sebuah prinsip yang sederhana: “Orang baik pasti akan mendapatkan balasan baik juga”.

Surat dari tahun 1916, terukir di atasnya adalah The Bellevue-Stratford Hotel dan dua hotel mewah Waldorf Astoria di New York, keduanya dikelola oleh George Boldt. (Foto : Domain publik)
Presidential Suite, Hotel Waldorf Astoria, New York City.. (Foto: Alan Light / Flickr)

Ternyata sikap dalam bekerja sangat menentukan keberhasilan. Bila bekerja hanya untuk mencari uang semata, maka karier dari hasil yang diperoleh akan biasa-biasa saja. Namun jika bekerja dengan hati yang mau melayani orang lain dengan tulus, dengan motivasi bahwa lewat pekerjaan harus memberi dampak dan menjadi berkat pada orang lain, maka akan memperoleh hasil yang luar biasa ! (Johny/yn)

Sumber: bldaily

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular