Setelah daftar 1,95 juta anggota partai Komunis Tiongkok yang menyusup ke dunia bocor, The Australian Security Intelligence Organisation (ASIO) atau Badan Intelijen Keamanan Australia mulai menyelidiki mereka yang ada dengan Australia yakni Anggota partai Komunis Tiongkok (PKT) yang telah bekerja di konsulat Australia di Shanghai selama bertahun-tahun. Pakar keamanan Australia mengkritik pemerintah karena tidak memperhatikan masalah anggota partai Komunis Tiongkok yang bekerja di konsulat

Tian Rui, Sydney, Australia

Investigasi oleh The Australian menemukan bahwa setidaknya 10 konsul di konsulat Asing di Shanghai telah mempekerjakan anggota partai Komunis Tiongkok untuk menjadi ahli pemerintah senior, juru tulis, penasihat ekonomi dan asisten administrasi. 

Sedangkan Media Inggris mengungkapkan bahwa kantor anggota partai Komunis Tiongkok di konsulat Inggris berada di lantai bawah di bawah Tim Agen Khusus MI6. 

Menurut laporan tanggal 15 Desember oleh The Australian, beberapa sumber yang mengetahui situasi tersebut mengatakan bahwa Badan Intelijen Keamanan Australia, telah mulai mengumpulkan informasi intelijen untuk menyelidiki kisah dalam tentang Komunis Tiongkok yang menyusup ke misi diplomatik, melalui Kantor Layanan Badan Luar Negeri Shanghai yang mana berada di bawah kendalinya.

Sebuah sumber mengatakan: “Badan Intelijen Keamanan Australia menggunakan banyak sumber untuk pekerjaan kontra intelijen. Hal-hal seperti ini tidak akan terjadi setiap hari.”

Peter Jennings, direktur Australian Institute of Strategic Policy (ASPI), mengkritik pemerintah Australia karena tidak memperhatikan fenomena pegawai berstatus anggota partai Komunis Tiongkok. Ini adalah “kesalahan mendasar” dan juga membahayakan konsulat.

“Menjadi anggota (Komunis Tiongkok) bukanlah hal yang sembarangan. Jika Anda ingin menjadi anggota partai, itu berarti partai Komunis Tiongkok akan dapat meminta Anda untuk melakukan apa yang mereka ingin Anda lakukan. Jika Anda bekerja di konsulat, Komunis Tiongkok pasti akan tahu dan berharap Anggota partai melaporkan informasi yang berguna,” katanya kepada The Australian.

Aliansi Antar Parlemen untuk Kebijakan Tiongkok (IPAC) memperoleh daftar 1,95 juta anggota Komunis Tiongkok dan meminta para ahli untuk memverifikasinya. Kemudian memberikannya ke 4 outlet media di Inggris, Australia, Belgia dan Swedia.

Bocoran data terobosan  mengungkapkan sebanyak 1,95 juta anggota Partai Komunis Tiongkok itu, bercokol di seluruh dunia termasuk seluruh pemerintah, perusahaan, dan universitas, juga telah mengungkap keberadaan anggota staf yang berafiliasi dengan Partai Komunis Tiongkok (PKT) di beberapa konsulat yang berbasis di Shanghai.

Menurut The Australian, setidaknya 10 konsulat yang berbasis di Shanghai, termasuk konsulat Australia, Amerika, Inggris, Jerman, Swiss, India, Italia, Selandia Baru, dan Afrika Selatan memiliki anggota PKT yang bekerja di posisi senior. Beberapa telah bekerja dalam misi diplomatik selama lebih dari satu dekade.

Senator Independen Australia Selatan, Rex Patrick, meminta Menteri Luar Negeri Australia untuk menjelaskan mengapa konsulat menggunakan agen tenaga kerja yang mempekerjakan anggota partai Komunis Tiongkok.

Dia mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri Australia harus memastikan bahwa tidak ada anggota Komunis Tiongkok di konsulat yang memiliki akses ke informasi sensitif atau rahasia. Jika tidak memungkinkan, dia akan meminta Senat untuk menyelidiki hal ini. “Pertanyaan kuncinya adalah: Apakah mereka yang berada di posisi ini memiliki akses ke informasi sensitif atau rahasia? Jika ini masalahnya, itu memang mengkhawatirkan.”

Sejauh ini, Menteri Luar Negeri Australia belum menanggapi soal itu.

Anggota parlemen Liberal dan mantan duta besar Australia untuk Israel, Dave Sharma mengatakan bahwa negara-negara tertentu akan menargetkan misi diplomatik. Ini adalah rahasia yang sudah diketahui umum. Operasi kedutaan Australia telah mempertimbangkan hal ini dan telah mengadopsi serangkaian tindakan perlindungan. 

Dave Sharma kepada The Australian mengatakan, negeri kangguru itu perlu berhati-hati terhadap para anggota partai Komunis Tiongkok, tetapi bahkan mereka yang bukan anggota partai Komunis Tiongkok pun, rentan terhadap tekanan dan godaan dari partai Komunis Tiongkok.  (hui)

Editor : Yue Ming 

Video Rekomendasi :

Share

Video Popular