Jenni Julander

Keluarga Prakash di kota Kavithala di India Selatan memiliki seekor induk kucing. Mereka mengatakan hewan peliharaan mereka itu dicuri pada bulan April 2020 seperti diwartakan Opera News.

Hilangnya induk kucing itu menjadi masalah besar karena anak-anaknya masih terlalu kecil untuk memenuhi kebutuhan makanannya.

Tepat saja, Anjing keluarga Prakash yang dinamai Champa, baru saja melahirkan dua ekor anak anjing pada Februari  2020 dan masih menyusui.

Ketika anak-anak kucing mulai kelaparan karena induknya hilang entah ke mana , Champa memutuskan untuk “mengadopsi” kelima kucing kecil tersebut . Champa dengan luar biasa menyusui anak-anak kucing yang menggemaskan itu.

Ya, dia sudah menjadi induk yang baik, Champa melakukan lebih dari sekedar memberikan makan anak kucing itu. Dia juga merawat mereka dan mengawasi anak kucing untuk memastikan mereka tidak tersesat terlalu jauh.

(Screenshot/Newsflare)

Anak-anak kucing itu juga dibawa bersama induk angkatnya. Mereka bermain dengannya seolah-olah dia adalah induk kucing mereka yang sebenarnya.

Awalnya, keluarga tersebut mengatakan mereka khawatir membiarkan seekor anjing merawat anak kucing sekecil itu. Mereka khawatir  Champa mungkin secara tidak sengaja menyakiti mereka. Tapi setelah mengawasi interaksi mereka selama beberapa hari, menjadi nyata bahwa Champa memperlakukan anak-anak kucing itu seperti anaknya sendiri.

(Screenshot/Newsflare)

Di alam liar, tidak jarang hewan mengadopsi anak hewan terlantar dari spesies yang berbeda. Dalam beberapa kasus, predator bahkan mengadopsi anak dari mangsanya dan membesarkannya sebagai anaknya sendiri.

Ini adalah fenomena yang mungkin, pada kenyataannya. Sangat unik bagi mamalia, yang tampaknya sangat selaras dengan tangisan anak hewan yang sedang membutuhkan.

(Screenshot/Newsflare)

Menurut Nature World News, ahli biologi Susan Lingle dan Tobias Riede pernah menguji respon induk rusa terhadap tangisan anak hewan dari beberapa spesies berbeda.

Para peneliti menguji reaksi dari rusa bagal atau rusa asli Amerika Utara bagian barat terhadap rekaman panggilan darurat anak hewan. Mereka terkejut saat mengetahui, induk rusa meresponnya dengan perhatian yang sama terhadap tangisan berbagai spesies, termasuk anak anjing laut, anak anjing, anak kucing,  bahkan bayi manusia.

“Ini adalah panggilan yang umumnya dibuat dalam situasi hidup atau mati,” kata Lingle.

Dalam kasus Champa dan anak angkatnya, kematian adalah kemungkinan yang nyata, dan keputusan induk anjing mungkin telah menyelamatkan nyawa kelima anak kucing itu. (asr)

Kami akan senang mendengar cerita Anda! Anda dapat membagikannya kepada kami di emg.inspired@epochtimes.nyc

Video Rekomendasi :

Share
Tag: Kategori: SERBA SERBI

Video Popular