Erabaru.net. Seorang pemilik salon kuku di Washington D.C mengalami luka ringan saat berusaha menghentikan pelanggannya yang melarikan diri tanpa mau membayar.

Menurut Fox 5, insiden tersebut terjadi di Blue Bell Nail Salon di O Street, Washington D.C. Insiden itu terekam dalam video pengawas dan ponsel. Ini menunjukkan pemilik, Jean Kim memegang pelanggan saat dia mencoba ke luar dari salonya.

Menurut salah satu putra pemilik salon, Ryan Kim, wanita itu datang ke Salon Kuku Blue Bell bersama seorang teman.

Keduanya mendapat manikur, seni kuku, pedikur, dan pijat, dengan total biaya sekitar 200 dollar (sekitar Rp 2,7 juta). Ketika tiba waktunya untuk membayar, teman wanita itu pergi sementara wanita itu menyerahkan sebuah kartu tetapi ditolak.

“Saat itulah pelanggan mulai sedikit gelisah,” kata Ryan. “Dia mulai mengeluh tentang servis yang sudah selesai, dan mengatakan bahwa mesin kami rusak.”

Wanita itu memberi tahu salon bahwa dia akan kembali untuk mendapatkan uang tunai. Namun, salon telah melihat banyak orang yang pergi tanpa membayar. Jadi mereka menyuruh wanita itu untuk meninggalkan tasnya. Wanita itu kembali tetapi hanya dengan tanda terima bank.

Saat itulah karyawan mengunci pintu dan wanita itu mencoba pergi tetapi Jean menahannya. Wanita itu akhirnya keluar, tetapi Jean menahan tasnya.

Selama pertengkaran itu, orang asing yang melihat apa yang terjadi membayar tagihannya.

“Dia baru saja melempar uang tunai dan pergi,” kata Ryan. “Dan di tengah semua kekacauan itu, sayangnya, kami tidak pernah berterima kasih kepada orang asing ini.”

Pemilik salon, Jean menderita luka, memar, dan jari yang diperban.

Fox berhasil menemukan orang Samaria yang baik yang membayar tagihan itu.

Dia adalah seorang dokter gigi bernama dr. Albert Coombs yang berada di area tersebut untuk mendapatkan suntikan vaksin COVID-19.

Dia mengatakan kepada Fox News bahwa dia menawarkan untuk membayar karena dia tidak ingin melihat siapa pun terluka lebih dan biayanya lebih dari 200 dollar.

“Intinya adalah saya tidak ingin siapa pun ditangkap atau meninggal atau terluka atau tertular COVID lebih dari 200 dollar,” kata Coombs.

Tidak ada penangkapan yang dilakukan dalam kasus ini. Gofundme telah disiapkan untuk membantu membayar tagihan medis Jean Kim.(yn)

Sumber: hopclear

Video Rekomendasi:

Share
Tag: Kategori: SERBA SERBI

Video Popular