Erabaru.net. Terkadang kehidupan menempatkan orang dalam situasi ekstrim yang membuat mereka menghargai hidup yang mereka habiskan bersama orang yang mereka cintai, terutama ketika mereka hampir kehilangan nyawa dengan cara yang paling tragis.

Ini adalah tentang sepasang kekasih di Bodoquena, Brasil, setelah mengalami kecelakaan mobil yang parah yang menyebabkan mereka terjungkal dan jatuh ke kedalaman sungai.

Itu adalah wanita berusia 38 tahun yang harus mengerahkan sedikit kekuatan yang dia miliki dengan luka-lukanya untuk ke luar dari mobil dan meminta bantuan.

Wanita itu yang mengemudikan mobilnya dan kehilangan kendali, tidak bisa berhenti sampai mobil itu terjun ke sungai dan menabrak pohon besar, yang menyebabkan pacarnya terjebak di dalamnya.

Antara hidup dan mati, wanita itu mati-matian berjalan setidaknya 6 kilometer, dalam kegelapan malam, sampai dia mencapai sebuah perusahaan pertambangan di mana dia bisa memberi tahu mereka apa yang terjadi sehingga pacarnya mendapat pertolongan.

Seorang karyawan perusahaan tambang, yang bertemu dengan wanita itu dengan kondisin begitu serius, langsung menghubungi polisi.

Petugas polisi yang datang di tempat kejadian sangat terkejut dengan situasi wanita tersebut dan segera memberikan bantuan darurat.

“Dia ketakutan, dengan pendarahan di dahinya, dengan rasa sakit di lengan dan perutnya,” jelas polisi.

Tetapi bagi wanita itu, satu-satunya hal yang sangat penting adalah bahwa para penolong mencapai tempat pasangannyanya, di lokasi yang mana tanpa penerangan dan tanpa sinyal telepon.

Selain itu, pria itu sangat putus asa karena dia tidak bisa ke luar dari mobil sendirian, dia juga tidak tahu cara berenang.

Polisi tidak memiliki peralatan yang diperlukan untuk menyelamatkan pria yang setengah tenggelam di sungai tersebut, tetapi mereka bertindak dengan berani dan mempertaruhkan nyawa dengan turun ke tempat pria itu berada dan mengeluarkannya dari mobil.

Setelah penyelamatan, pasangan itu segera di bawa ke rumah sakit di Kota Bodoquena, di mana mereka akhirnya dapat menerima perawatan medis.

Setelah kejadian itu, pasangan tersebut mengaku tidak ingat persis momen kecelakaan itu. Namun polisi yakin kendaraan itu terguling-gulung, karena terjadi kerusakan pada atap dan bagasi.

Tanda rem ban berada di jalan sepanjang lebih dari 40 meter. Kendaraan hancur, semua sisi rusak dan sebagian mesin juga hancur. Penyebab kecelakaan akan diinvestigasi oleh ahli teknis. Kasus ini terdaftar di Polisi Sipil Bodoquena.

Untungnya, salah satu dari dua kekasih itu bisa mencari pertolongan, menjadi kesaksian bahwa setip kejadian mukjizat selalu ada dan bahwa tidak ada yang tidak bisa diatasi dengan kekuatan cinta yang tak terukur. (yn)

Sumber: viralistas

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular