Erabaru.net. Seekor anjing pemberani yang melindungi seorang gadis berusia tiga tahun dari udara dingin, yang hilang di hutan belantara mati hanya beberapa bulan setelah tindakan kepahlawanannya.

Max mati tepat sebelum Natal setelah menyelamatkan Aurora Lee Kyle dari hutan belantara Warwick di tenggara Queensland, Australia.

Max dijadikan anjing kehormatan polisi Queensland sebelum kematiannya.

Max sebelumnya menjadi berita utama media setempat, saat melindungi tuan kecilnya Aurora, yang berusia 3 tahun yang menghilang dari tanah pertanian kakeknya pada April 2018.

Anak berusia tiga tahun itu menghabiskan hari itu di pertanian kakeknya dan berhasil meyakinkan kakeknya untuk mengajaknya makan yabby.

Pasangan itu akan pergi bersama Max, anjing mereka yang tuli berusia 17 tahun dan sebagian matannya buta.

Saat kakeknya masuk ke dalam rumahnya sebentar untuk menjawab telepon yang berdering. Pada saat dia kembali ke luar, cucunya dan anjingnya sudah tidak ada di luar.

Nenek Aurora, Leisa Bennett memiliki pengetahuan yang luas dalam pencarian anak hilang, jadi ketika dia mengetahui cucunya menghilang, dia mengkhawatirkan yang terburuk.

“Kepalaku langsung menuju ke bagaimana dengan pemangsa?” dia berkata.

“Dan pikiran saya langsung ke wilayah Daniel Morcombe. Dan semua anak yang hilang tidak pernah ditemukan. Saya pikir itu tidak mungkin cucu saya. Saya tidak bisa kehilangan cucu saya. “

Aurora telah berkelana ke wilayah yang berbahaya – ular berbisa, kalajengking, dan babi hutan berada di pegunungan di kawasan tersebut.

Tidak hanya itu, bendungan dan sumur yang terbuka merupakan ancaman terbesar berikutnya.

Bennett yang ketakutan dan khawatir langsung beraksi dan menempuh perjalanan sejauh 150 km dari Brisbane ke Warwick.

Dia menghubungi putrinya, ibu dari Aurora, Letitia.

“Aku sedang dalam perjalanan. Aku datang, ” kata Bennett di telepon. “Kami akan menemukannya. Aku akan melawan siapa pun yang perlu diperangi. Aku akan melakukan apa pun yang perlu dilakukan.”

Terlepas dari tanggapan putrinya memintannya untuk tetap tinggal di rumah karena dia pikir neneknya akan terlalu emosional dan tidak berguna dalam upaya pencarian, Bennett tetap pergi.

Pada saat dia tiba di tanah pertanian mantan suaminya di Warwick, polisi dan layanan darurat sudah berada di lokasi.

Bennett bergabung dalam pencarian dengan penduduk setempat dan menyisir medan yang sulit sampai jam 2 pagi keesokan harinya ketika polisi menyuruhnya pulang dan beristirahat.

Meskipun begitu, Bennett dengan tegas mengatakan itu bukanlah pilihan.

Dia melanjutkan pencariannya dengan seorang teman saat fajar menyingsing. Kemudian dia mendengar sebuah suara.

“Aku berteriak ‘Rora! Rora!’ Dan kemudian saya pikir saya bisa mendengar kembali ‘Ya?'” katanya.

Bennett memanjat tebing vertikal ketika dia menemukan Max , si anjing di atas bukit.

Hewan peliharaan yang setia itu membawa Bennett ke Aurora yang sedang beristirahat di bawah pohon terdekat.

“Mata kecilnya membelalak sangat besar,” kata Bennett. “Rambutnya penuh dengan duri dan rumput, dia juga ditutupi kutu dari kepala sampai kaki.”

Aurora berhasil menempuh jarak dua kilometer dan mendaki tanjakan 500 meter pada saat dia tersesat.

Gadis kecil itu menjelaskan bahwa dia bermaksud melakukan perjalanan ke Brisbane untuk melihat ibunya, yang sedang bekerja di kota, ketika dia tersesat.(yn)

Sumber: dailymail

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular