Li Zhaoxi

Menurut laporan dari Fox News pada 11 Januari 2021, Twitter berada di bawah tekanan luar biasa di pasar saham pada hari Senin 11 Januari 2021. Harga saham turun lebih dari 10% pada pembukaan, dan nilai pasar $ 41 miliar menguap lebih dari 2,5 miliar. Di hari yang sama, Facebook juga kehilangan hampir 2% sahamnya.

Anjloknya  harga saham Twitter dan Facebook, berbeda dengan media sosial gratis “Gab” yang menjadi sangat populer. Akhir pekan lalu, pejabat resmi Gab menyatakan di tweet untuk pertama kalinya bahwa perusahaan menerima banyak permintaan pekerjaan dari karyawan  industri teknologi. Sekitar setengah dari karyawan perusahaan teknologi besar ingin bekerja untuk Gab. 

Dalam tweet lanjutannya, Gab menjelaskan lebih lanjut: “Kami telah menerima resume pekerjaan dari karyawan senior perusahaan teknologi besar. Dalam dua minggu ke depan, saya mendengar bahwa banyak orang juga akan terlibat dalam perang internal antara karyawan dan eksekutif. Silicon Valley dalam kepanikan. Rumah kartu telah jatuh. Evakuasi sudah dimulai. “

Gab juga mengungkapkan pada Senin 11 Januari bahwa jumlah orang yang ingin meninggalkan perusahaan teknologi besar untuk bekerja di Gab telah melonjak hingga ribuan pekerja.

“Saya pikir setengah dari orang-orang di Silicon Valley ingin keluar dan mencari pekerjaan. Hanya bukan bercanda, ada ribuan orang. Kami akan merekrut warga Amerika dan akan membalas semua orang secepat mungkin, ” sebut pihak Gab. 

Gab adalah media sosial konservatif. Pada tahun 2016, sayap kiri menyerang perusahaan ini dan menghapusnya dari Google Play Store. Menurut laporan TechCrunch pada Agustus 2017 silam, pada Juni tahun itu, Apple juga menghapus Gab dari App Store karena alasan serupa. Pada 2019, Amazon juga memutuskan hubungan bisnisnya dengan Gab.com.

Bagaimana tanggapan Gab? Sepenuhnya melepaskan diri dari layanan dan institusi utama, Gab telah membangun semua yang menjadi miliknya sendiri.Satu-satunya kelemahan adalah kendala logistik infrastrukturnya sendiri.

Beberapa hari lalu, Gab mengungkapkan bahwa jumlah registrasi baru per jam mencapai 10.000, dan terus meningkat. Selain 18 juta kunjungan, jumlah pengguna baru pada hari itu saja mencapai 500.000.

Pendiri dan CEO Gab, Andrew Torba memenuhi janji itu secepat mungkin, menambahkan 10 server ke situs tersebut. Karena semakin banyak pengguna meninggalkan Twitter, Gab menambahkan hampir 1 juta pengguna setiap hari, dan lalu lintas meningkat beberapa juta setiap beberapa jam.  (hui)

Video Rekomendasi :

 

Share

Video Popular