Erabaru.net. Wajah bayi membengkak dan rambut mulai tumbuh setelah krim steroid dioleskan ke kulitnya.

Bayi itu dikabarkan menderita kulit kering dan diberi krim oleh orangtuanya.

Tapi mereka segera menyadari ada yang tidak beres saat dia tumbuh, wajahnya membesar dan juga mulai tumbuh rambut di dahinya.

Bayi itu dirawat di rumah sakit setelah dua bulan menggunakn krim.

Petugas medis mengatakan mereka bingung setelah diberitahu oleh orangtuanya bahwa satu-satunya makanan yang dia terima adalah ASI ibunya, yang telah diuji dan ternyata normal.

Mereka kemudian meminta para orangtuanya untuk mengurangi asupan makanan, tetapi sebulan kemudian masalahnya semakin parah.

Anak itu dipindahkan ke rumah sakit spesialis tempat beberapa kasus serupa muncul.

Para dokter menemukan kaitan antara mereka dengan krim ‘Yifulin’ multi-effect special antibacterial, yang dilaporkan digunakan dalam setiap kejadian.

Mereka menemukan bahwa krim tersebut mengandung kortikosteroid yang dikenal sebagai clobetasol propionate yang seharusnya hanya digunakan untuk penggunaan jangka pendek.

Pemeriksaan produk menemukan bahwa itu mengandung 30 (mg / kg) clobetasol propionate.

Akibatnya, para orangtua, serta beberapa orang lainnya yang setiap hari menggunakan krim tersebut, terkejut ketika bayi mereka dikabarkan mulai gemuk dan berbulu.

Ketika petugas medis memberi tahu keluarga untuk berhenti menggunakan krim, kondisi anak-anak membaik dan mereka diizinkan pulang.

Laporan mengatakan produsen krim tersebut adalah Fujian Ouai Infant Health Care Products Co., Ltd., yang terdaftar di Zhangzhou, Fujian, Tiongkok.

Media lokal menelepon perusahaan tersebut beberapa kali, tetapi tidak dapat menghubungi karena situs resminya tidak tersedia.

Otoritas kesehatan setempat telah memerintahkan mereka untuk mengeluarkan produk tersebut dan mereka juga telah memberi tahu penjual untuk mengeluarkannya dari rak sementara penyelidikan lebih lanjut dilakukan.

Penelitian sementara menunjukkan bahwa dosisnya melebihi dosis yang biasanya direkomendasikan untuk orang dewasa dan sebaiknya tidak digunakan pada anak-anak.(yn)

Sumber: mirror

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular