Presiden Donald Trump mengingatkan rakyat Amerika Serikat bahwa Amerika Serikat ‘harus selalu menjadi sebuah negara hukum dan aturan

Janita Kan 

Presiden Donald Trump pada hari Kamis meminta Amerika Serikat untuk pulih dan memiliki keyakinan setelah kerusuhan sipil di Gedung Capitol Amerika Serikat. Presiden Donald Trump memberitahu kepada rakyat Amerika Serikat bahwa, kini ia mengalihkan perhatiannya untuk memastikan sebuah “transisi kekuasaan yang mulus, teratur, dan tanpa hambatan” ke sebuah pemerintahan baru yang akan diresmikan pada tanggal 20 Januari 2021, dalam sebuah pesan video singkat yang dirilis pada hari Kamis sore 7 Januari 2021. 

Beberapa jam sebelumnya, Kongres Amerika Serikat mengesahkan suara elektoral untuk mantan Wakil Presiden Joe Biden dalam sesi bersama yang penuh emosi. Ini terjadi setelah sekelompok pengunjuk rasa yang mengibarkan bendera AS dan bendera Donald Trump menyerbu Gedung Capitol. Kekacauan itu menewaskan sedikitnya empat orang — tiga orang meninggal karena alasan medis — dan puluhan petugas polisi terluka, kata polisi D.C.

“Momen ini membutuhkan pemulihan dan rekonsiliasi, Tahun 2020 adalah waktu yang menantang bagi rakyat kami, pandemi yang mengancam telah menjungkirbalikkan kehidupan warga kita, jutaan orang terisolasi di rumah mereka, merusak ekonomi kita, dan merenggut nyawa yang tidak terhitung jumlahnya,” kata Donald Trump.

Trump juga menegaskan : “Mengalahkan pandemi ini dan membangun kembali ekonomi terbesar di dunia akan  mengharuskan kita semua untuk bekerja sama. Hal ini akan membutuhkan penekanan baru pada nilai-nilai sipil patriotisme, iman, amal, komunitas, dan keluarga. Kita harus merevitalisasi ikatan cinta yang sakral dan kesetiaan yang mengikat kita bersama sebagai satu keluarga nasional.”

Presiden Donald Trump juga mengutuk tindakan kekerasan yang terjadi selama unjuk rasa yang mengganggu para anggota parlemen, selama sesi bersama mereka di mana mereka menghitung suara Electoral College. Para anggota parlemen terpaksa menangguhkan sesi mereka dan berlindung di tempat saat polisi dan petugas keamanan berusaha merebut kendali keadaan tersebut.

“Seperti semua orang Amerika Serikat lainnya, saya marah dengan kekerasan, pelanggaran hukum, dan kekacauan,” kata Donald Trump. 

Trump menuturkan : “Saya segera mengerahkan Garda Nasional dan penegakan hukum federal untuk mengamankan Gedung Capitol dan mengusir para penyusup. Amerika Serikat adalah dan harus selalu menjadi sebuah negara hukum dan aturan. Para pengunjuk rasa yang menyusup ke Gedung Capitol telah mencemari kursi  demokrasi Amerika Serikat.”

Donald Trump memperingatkan bahwa orang-orang yang melanggar hukum harus “membayar,” menambahkan bahwa  mereka yang terlibat dalam aksi kekerasan dan perusakan “tidak mewakili negara kita” “Kami baru saja melalui pemilihan yang intens dan emosi sedang tinggi. Tetapi kini emosi harus didinginkan dan ketenangan dipulihkan,” kata Donald Trump.

Media, anggota parlemen, mantan pejabat, dan kritikus lainnya menyalahkan Donald Trump atas insiden pada hari Rabu itu. Presiden Donald Trump berbicara kepada orang banyak di Washington D.C. di mana ia mengulangi tuduhannya terhadap  penyimpangan dan kecurangan pemilihan umum serta ketidakpuasannya terhadap media dan beberapa anggota parlemen.

Karena pengunjuk rasa memindahkan demonstrasinya ke Gedung Capitol Amerika Serikat, Donald Trump  memposting di Twitter sepanjang sore untuk mendesak para pendukungnya untuk tetap damai. Donald Trump juga merilis sebuah video, yang sejak itu dihapus oleh Twitter, yang meminta para pendukungnya untuk “pulang sekarang.”

Sekretaris pers Gedung Putih Kayleigh McEnany juga mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari, Rabu bahwa Presiden Donald Trump telah memberi wewenang kepada Garda Nasional untuk membantu mengendalikan  keadaan di Gedung Capitol Amerika Serikat.

Peristiwa pada hari Rabu tersebut telah memicu peninjauan protokol keamanan Gedung Capitol Amerika Serikat atas pelanggaran tersebut, demikian Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell (R- Ky.) mengumumkan. 

“Kemarin merupakan kegagalan besar-besaran dari institusi, protokol, dan perencanaan yang seharusnya melindungi cabang pertama pemerintah federal kita,” kata Mitch McConnell dalam sebuah pernyataan. Ia juga mengatakan : “Kini sebuah investigasi yang melelahkan dan tinjauan menyeluruh harus dilakukan dan harus diikuti perubahan yang bermakna.”

Mitch McConnell menambahkan, bahwa diskusi bipartisan awal dimulai pada komite pengawasan dan kepemimpinan kongres. Lima puluh lima orang telah dituduh dalam waktu 36 jam yang sebagian besar terkait dengan pelanggaran di Gedung Capitol Amerika Serikat, menurut Michael Sherwin, penjabat pengacara  AS di Distrik Columbia. (vv)

Video Rekomendasi :

 

Share

Video Popular