Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan, Orang-orang akan melihat ke masa lalu dan melihat bahwa Presiden Donald Trump dan pemerintahannya menyelesaikan hal-hal baik

Zachary Stieber

Mike Pompeo mengenai pelanggaran di Gedung Capitol Amerika Serikat pada  6 Januari 2021 menuturkan, Lihat, apa yang terjadi hari itu adalah mengerikan, dan ia telah mengatakan hal itu berulang kali bahwa orang-orang yang terlibat dalam kegiatan itu perlu diidentifikasi, dituntut, dan mereka adalah penjahat dan harus diperlakukan seperti itu.  

“Tetapi sejarah akan merefleksikan karya baik Presiden Donald Trump dan pemerintahan kami telah selesai. Buku-buku itu akan menulis mengenai perubahan-perubahan yang telah kami buat di dunia, pengakuan mengenai apa yang lakukan mengenai kenyataan, kedaulatan, penghormatan terhadap martabat dasar manusia dan hak asasi manusia, kembali ke prinsip-prinsip pendiri bangsa dengan cara yang belum pernah dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya. Saya mempersilahkan orang lain menuliskannya, tetapi menurut saya tindakan-tindakan itu — hal-hal yang sebenarnya terjadi — akan tercermin dalam cara yang menunjukkan adanya karya baik yang dilakukan atas nama rakyat Amerika Serikat,” kata Mike Pompeo pada 12 Januari 2021 dalam interview radio konservatif dengan host Hugh Hewitt.

Mike Pompeo menghabiskan sebagian besar wawancaranya dengan membahas Partai Komunis Tiongkok dan sikap pemerintahan Donald Trump yang relatif keras menentang Partai Komunis Tiongkok, dibandingkan dengan pemerintahan sebelumnya.

Ditanya apakah ia khawatir akan pemerintahan Joe Biden yang pada dasarnya akan seperti tiga bulan pertama masa jabatan Presiden Barack Obama, Mike Pompeo berkata, “Saya tidak ingin mengomentari orang-orang, tetapi kebijakan itu adalah sangat penting.”

“Anda telah melihat Presiden Trump dan pemerintahan kami tampil kokoh menanggapi persaingan kekuatan besar yang dilakukan Partai Komunis Tiongkok terhadap Amerika Serikat. Kami percaya kami memahami hal ini dengan baik. Kami pikir ini adalah arah perjalanan yang benar. Kami pikir orang Amerika Serikat menuntutnya,” kata Mike Pompeo.

Presiden Donald Trump di Halaman Selatan Gedung Putih, di Washington pada 12 Desember 2020. (Al Drago / Getty Images)

Pompeo menambahkan : “Kami melihat dunia menanggapi ini dengan cara yang positif. Kami melihat orang-orang Australia melakukan pekerjaan luar biasa dalam melawan. Kami melihat orang-orang Jepang, orang–orang Korea Selatan. Kini kami mengembangkan kuadaran dengan India yang sangat kuat hanya dengan mengatakan tidak, kami tidak berupaya menghukum, kami tidak berupaya mengendalikan Tiongkok. Kami hanya menuntut agar orang-orang terlibat dalam dunia dengan cara yang dilakukan negara-negara besar dengan ekonomi yang besar, militer yang kuat — kami bahkan belum membicarakan program misil mereka dan program nuklir mereka — dengan negara-negara yang memiliki kapasitas nyata untuk membuat dunia menjadi tidak stabil dan tidak aman — ada persyaratan, ada tanggung jawab yang muncul bersamaan dengan hal tersebut. Dan, Amerika Serikat harus memimpin — siapa pun presidennya, Amerika Serikat harus memimpin — jalan ke depan dalam menanggapi Partai Komunis Tiongkok dengan cara ini.”

Mike Pompeo mengatakan kepada The Epoch Times dalam sebuah wawancara baru-baru ini bahwa Amerika Serikat telah mengabaikan sifat Partai Komunis Tiongkok.

“Presiden Donald Trump menyadari hal itu saat ia memulai kampanyenya, dan kemudian saat ia menjabat, kini kita telah berubah secara fundamental, menurut saya bagaimana Barat memandang Tiongkok, bukan hanya Amerika Serikat, bahkan saat anda melihat Eropa dan Australia dan Asia Tenggara, Eropa, Australia dan Asia Tenggara tahu bahwa Partai Komunis Tiongkok adalah tidak baik,” kata Mike Pompeo.

“Kami terlibat dalam kampanye kontra-terorisme yang sangat serius, memang begitu. Kami mengalihkan perhatian kami dari ancaman yang sangat besar ini dan kini ancaman tersebut mengancam kami. Kini ancaman tersebut sudah berada di dalam negeri Amerika Serikat. Partai Komunis Tiongkok ada di Amerika Serikat, dan pemerintahan Donald Trump telah memulai di setiap dimensi untuk memerintah ke arah yang benar, agar sekali lagi Amerika Serikat melakukan hal  yang benar dan melindungi dirinya dari ancaman komunis ini di Tiongkok.”

Mike Pompeo saat berbicara dengan Hugh Hewitt juga menyinggung mengenai bagaimana pemerintahan Donald Trump memiliki “realitas yang diakui”, dengan menunjuk Houthi sebagai sebuah rezim teroris sebagai bagian pandangan yang bahkan diakui para kritikus telah menggeser cara kerja di Timur Tengah. Donald Trump telah memimpin perjanjian-perjanjian perdamaian antara beberapa negara dengan Israel sementara sangat menentang Iran dan pengaruh Iran. (Vv)

Video Rekomendasi :

Share

Video Popular