oleh Xiao Jing

Media kaum konservatif AS ‘Gateway Pundit’ baru-baru ini menerima kumpulan arsip tweet milik Mike Dunn, kepala organisasi gerakan anti-pemerintah ‘Boogaloo Boys / Bois’. Dari pesan-pesan tweet tersebut dapat diketahui bahwa organisasi tersebut adalah anti-Trump dan Mike Dunn yang menghasut anak buahnya untuk masuk ke dalam gedung parlemen pada 6 Januari lalu.

Laporan menyebutkan bahwa setelah para pengunjuk rasa berhasil menyerbu masuk ke dalam gedung parlemen pada 6 Januari, Dunn mengkail lewat Twitter : “Regu penyerbu” (fireteams) bentukan ‘Boogaloo’ yang dikaryakan telah berhasil masuk ke dalam gedung parlemen untuk “melakukan tindakan defensif dalam melindungi tiran … apakah itu Trump atau orang lain”.

Dunn pernah mengaku kepada media bahwa pada 6 Januari, tiga atau empat kelompok elemen setia yang berada di bawah komandonya “membantu penyerbuan di Capitol” dan “memanfaatkan kesempatan untuk menyerang pemerintah”. 

Dia berbagi gambar di media sosial tentang anggotanya berdebat dengan polisi dan secara paksa menerobos rintangan di luar gedung Kongres.

Dunn juga mengklaim melalui Twitter bahwa dirinya telah “menyusup” masuk ke kerumunan orang yang hadir dan mengejek para pendukung Trump karena mematuhi jam malam Washington pada pukul 6 malam itu. 

Ia mengatakan : “Mereka mengikuti aturan jam malam dan kembali ke hotel, kita jelas tidak … (kita) tetap di jalanan sampai pukul 12 malam”.

Dunn juga mengeluarkan pernyataan di media sosial ‘Parler’, bahwa organisasi tersebut telah “berkontribusi” dalam invasi ke Kongres.

Laporan menyebutkan bahwa ‘Boogaloo Boys’ sebenarnya adalah organisasi anti-pemerintah sayap kiri. Sebagian besar anggotanya adalah kaum liberal dan mereka sebagian besar adalah golongan yang anti-Trump. Organisasi tersebut telah berpartisipasi dalam berbagai protes di Negara Bagian Virginia, termasuk gerakan BLM, dan telah memberikan pengamanan atau pengawalan bagi pengunjuk rasa BLM.

Mike Dunn secara blak-blakan menyebutkan dalam pesan tweet pada 3 Januari 2021: “Semua orang menyebut kita sebagai pendukung Trump … Saya-lah yang memimpin unjuk rasa kali ini. Saya sangat tidak menyukai Trump dan orang Partai Republik secara umum … Sama seperti saya tidak suka dengan Biden dan sebagian besar orang Partai Demokrat”. (hui)

Video Rekomendasi :

 

Share

Video Popular