oleh Li Minghuan

Epidemi di Provinsi Hebei sangat parah. Setelah Jalan Changshou di Kota Xinle, Provinsi Hebei ditetapkan sebagai daerah berisiko tinggi epidemi, seluruh wilayah Kota Xinle, Shijiazhuang dan Kota Nangong, Xingtai pada 18 Januari kembali ditetapkan juga sebagai daerah berisiko tinggi epidemi. Pada hari yang sama, dari video yang diposting seorang netizen dapat terlihat seorang pria di Distrik Gaocheng, Kota Shijiazhuang yang ngotot keluar rumah melanggar aturan pembatasan sedang diikat ke pohon sebagai hukuman oleh petugas yang berjaga di jalan

Menurut laporan beberapa media daratan Tiongkok, situasi epidemi di Provinsi Hebei belakang ini semakin parah. Pada 19 Januari 2021, Komisi Kesehatan Provinsi Hebei memberitahukan kepada khalayak bahwa dalam sehari itu, ada 35 kasus baru yang dikonfirmasi dan 2 infeksi tanpa gejala baru yang semuanya terjadi di Kota Shijiazhuang.

Pemerintahan komunis Tiongkok selama ini, selalu menyembunyikan fakta tentang epidemi, dan situasi epidemi yang sebenarnya di Provinsi Hebei mungkin jauh lebih serius daripada yang mereka publikasikan.

Komisi Kesehatan Provinsi Hebei menetapkan, seluruh area Kota Xinle, Shijiazhuang dan Kota Nangong, Xingtai sebagai daerah berisiko tinggi epidemi yang mulai berlaku pada 18 Januari.

Departemen Pencegahan dan Pengendalian Epidemi Kota Xinle mengeluarkan instruksi untuk menerapkan lockdown paling ketat pada komunitas. Termasuk menutup pintu gerbang warga seluruh komunitas dan kampung, semua personel dilarang keluar-masuk, semua warga wajib diisolasi di rumah, ruang lingkup kegiatan hanya dibatasi dalam rumah masing-masing, keluar rumah sangat dilarang.

Kota Nangong Xingtai sejak 16 Januari malam sudah menerapkan Pembatasan yang paling ketat. Semua warga di kota tidak diizinkan bepergian atau meninggalkan rumah. Semua personel dengan tugas kerja wajib makan dan tinggal di dalam unit kerjanya, dilarang keras untuk pulang.

Saat ini, seluruh Distrik Gaocheng di Shijiazhuang masih menjadi kawasan berisiko tinggi. Semua komunitas ditutup. Semua penduduk tidak diizinkan keluar rumah, kecuali hanya satu dari anggota keluarga yang diizinkan keluar untuk membeli perlengkapan hidup setiap dua hari sekali. 

Di beberapa komunitas yang dikontrol ketat, semua rumah penghuni telah ditutup dan mereka tidak diizinkan untuk bepergian sama sekali.

Dari video yang diposting oleh netizen menunjukkan bahwa sebuah komunitas di Distrik Gaocheng, Shijiazhuang, memperlihatkan seorang pria yang tertangkap oleh petugas jaga di  jalanan lalu mengikat pria tersebut ke pohon sebagai hukuman. Sambil mengikatnya, petugas memaki pria itu dengan : Minta dihajar kamu, saat seperti ini masih berkeliaran.

Ada juga satu keluarga yang pintu rumahnya kena las mati oleh petugas jalanan, karena ada anggotanya yang melanggar aturan pembatasan. (sin)

Video Rekomendasi :

Share

Video Popular