Erabaru.net. Di dalam patung Buddha yang berasal dari abad ke-11 atau ke-12, ada rahasia yang mengesankan. Ada sisa-sisa mumi seorang biksu di dalam patung.

Erik Bruijn, seorang ahli agama Buddha, memimpin penelitian yang menemukan bahwa mumi di dalam patung itu milik seorang guru Buddha bernama Liuquan. Dia diyakini berasal dari Sekolah Meditasi Tiongkok.

CT scan dan endoskopi mumi Buddha dilakukan oleh Drents Museum di Meander Medical Center di Belanda. Meskipun mereka tahu pasti ada tubuh di dalam, mereka tidak tahu bahwa organ tersebut telah dikeluarkan sebelum mumifikasi.

Di dalam tubuh terdapat gulungan kertas dengan tulisan Mandarin. Meskipun ini mungkin tampak seperti pemikiran yang suram, mumifikasi diri dianggap hanya untuk biksu yang paling taat. Itu dianggap sebagai bentuk pencerahan religius tertinggi.

Proses ini tidak hanya dimulai dengan mumifikasi. Itu adalah proses panjang yang dimulai ketika biksu itu mulai bermeditasi untuk mencapai pencerahan.

Prosesnya dimulai dengan diet air selama setahun, kacang-kacangan, beri, dan makanan spesifik lainnya. Biksu itu tidak akan makan biji-bijian atau makanan penting lainnya. Setelah tahun itu berakhir, biksu itu akan disegel di dalam patung seperti yang ditemukan.

Mereka kemudian diberi makan teh yang terbuat dari pohon pernis beracun dan mereka akan menggunakan tabung untuk makanan dan udara. Mereka juga akan memiliki bel yang akan dibunyikan untuk memberi tahu semua orang bahwa mereka masih hidup.

Ketika bel berhenti berdering, biksu itu akan disegel di dalam kuburan selama tiga tahun lagi. Setelah tiga tahun, mereka akan membuka kembali makam tersebut dan menemukan biksu yang meninggal dalam keadaan utuh. Diyakini bahwa pada titik ini mereka telah mencapai pencerahan sejati.

Akan tetapi, jika biksu tersebut ditemukan membusuk, mereka percaya bahwa biksu ini tidak mencapai tujuan mereka untuk mencapai pencerahan sejati. Meskipun jika biksu itu gagal, usaha mereka tetap dihargai. (yn)

Sumber: buzznicked

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular