- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Momen Seorang Wanita Muda Membuang Bayi Laki-lakinya ke Tempat Sampah Dua Jam Setelah Melahirkan

Erabaru.net. Seorang bayi laki-laki yang baru lahir telah diselamatkan setelah dibuang ke tempat sampah oleh ibunya, hanya dua jam setelah dilahirkan.

Rekaman CCTV yang mengerikan menunjukkan seorang wanita melihat sekeliling sebelum melemparkan kantong plastik yang berisi bayi ke tempat sampah di pinggir jalan di Provinsi Guangdong, Tiongkkok.

[1]

Wanita berusia 21 tahun yang belum menikah, Li, yang telah ditangkap polisi mengaku bahwa dia membuang bayinya untuk menyembunyikan kehamilan dari keluarganya.

Bayi laki-laki itu ditemukan oleh seorang pejalan kaki yang mendengar tangisan samar saat melewati tempat sampah di Kota Heyuan pada 17 Desember 2020.

Pria itu terkejut menemukan bayi itu terbungkus di dalam kantong plastik setelah mengangkat tutup tempat sampah untuk memeriksa dari mana suara itu berasal.

[2]

Dia segera menghubungi pihak berwenang yang kemudian membawa bayi itu ke rumah sakit. Bayi laki-laki itu dalam kondisi stabil dengan infeksi saluran pernafasan ringan.

Saat memeriksa kamera keamanan setempat, petugas melihat ibu muda itu di rekaman CCTV.

Dalam video yang dirilis polisi, wanita muda itu terlihat menyeberang jalan menuju tempat sampah di pinggir jalan.

Setelah melihat sekelilingnya, dia lalu dengan cepat melempar kantong plastik ke dalam tong sampah sebelum berjalan pergi.

[3]

Dengan bantuan kecerdasan buatan dan tip anonim, petugas akhirnya berhasil melacak dan menangkap Li, seorang pekerja migran di sebuah pabrik lokal.

Saat diperiksa polisi, sang ibu mengaku telah meninggalkan bayinya hanya dua jam setelah melahirkan sendirian di asrama pabriknya.

Li hamil setelah pacaran selama dua bulan dengan Shi, 18 tahun, yang juga seorang pekerja migran dari kampung halamannya.

Setelah melahirkan bayinya, Li memutuskan untuk membuang anaknya agar tidak diketehui keluarganya bahwa dia hamil di luar nikah, kata wanita itu.

Untungnya, bayi itu ditemukan dan diselamatkan oleh orang yang lewat tak lama setelah ditinggalkan.

Li sekarang dalam tahanan polisi karena diduga melakukan pembunuhan secara sengaja.

[4]

Polisi menghubungi Shi dan ibunya yang datang ke kantor untuk menjemput bayi itu untuk merawatnya.

[5]

Menurut statistik terbaru, sekitar 100.000 bayi ditinggalkan di Tiongkok setiap tahun – setara dengan lebih dari 270 bayi per hari.

Di bawah hukum pidana Tiongkok, setiap orangtua yang meninggalkan anak-anak mereka dapat menghadapi hukuman penjara hingga lima tahun.

Namun pada kenyataannya hanya sedikit dari mereka yang mendapat hukuman karena kurangnya penegakan hukum.(yn)

Sumber: dailymail

Video Rekomendasi: